2009 Tahun Politik dan Krisis Global Rai Mantra Ajak Krama Denpasar Waspada dan Optimis
Denpasar – Esok masyarakat merayakan datangnya Tahun Baru 2009. Tahun dengan shio kerbau ini merupakan tahun yang penuh agenda politik dan masih dibayang-bayangi pengaruh krisis global. Untuk itu Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengajak krama Denpasar agar lebih waspada dan selalu bersikap optimis. Ajakan dan harapan tersebut disampaikan saat bertatap muka dengan para bendesa, kades dan lurah se- Kota Denpasar Rabu (24/12) di ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar. Hadir mendampingi Walikota, Sekkot Nyoman Aryana, Asisten Pemerintahan Ketut Natha Wibawa, Asisten Pembangunan Ketut Wisada dan para camat se-Kota Denpasar.
Lebih jauh Rai Mantra mengatakan tahun 2009 terdapat banyak perhelatan politik. Diantaranya Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang tentunya
memerlukan perhatian serius, khususnya faktor keamanan dan kenyamanan sehingga Denpasar
tetap kondusif. â€Perlu ditingkatkan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat sehingga potensi konflik dapat ditekan serendah mungkin,†ujar bapak tiga putra ini. Walikota Rai Mantra juga mengucapkan terima kasih kepada para bendesa, kades dan lurah serta seluruh masyarakat karena Pemilu Legislatif dan Pilpres lampau telah berjalan baik. â€Mudah-mudahan saat Pileg dan Pilpres tahun depan bisa
berjalan lebih baik lagi,†ujar Rai Mantra.
Ditambahkannya bahwa Bali, khususnya Denpasar hidup dari sektor pariwisata sehingga faktor keamanan mutlak harus dijaga. Menurutnya pertumbuhan ekonomi yang cukup besar akan berpengaruh pada sektor pariwisata yang terkait dengan sektor keamanan. Oleh karenanya Walikota Rai Mantra berharap seluruh stake holder selalu
melakukan koordinasi sehingga potensi masalah dan sikon yang kurang kondusif bisa ditekan dan dapat
diselesaikan dengan bijak.
Dalam tatap muka tersebut juga dibahas upaya-upaya antisipasi dampak krisis ekonomi global pada perekonomian Bali dan Denpasar. Walikota Rai Mantra berharap masyarakat bersama Pemerintah dapat merapatkan barisan dan bersatu menghadapi krisis dan melakukan langkah-langkah strategis. â€Misalnya membuat proyek padat karya dan membangkitkan ekonomi kreatif serta memberdayakan UKMK untuk menggerakkan sektor riil,†jelasnya. Dengan menumbuhkan perekonomian diharapkan permasalahan PHK dapat dihindari. â€Seluruh upaya yang dilaksanakan mesti didukung sikap mental dan semangat yang optimis sehingga
dampak krisis keuangan dapat diminimalisir,†jelas Rai Mantra.
Selain membahas permasalahan politik dan krisis global, Walikota Rai Mantra juga menyoroti bidang lingkungan dan kebersihan yang perlu mendapat perhatian. â€Masalah lingkungan dan kebersihan berdampak langsung pada sektor pariwisata terutama kenyamanan dan keasrian,†jelasnya. Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra menyampaikan perlunya revitalisasi semangat masyarakat bergotong-royong. â€Semangat bergotong royong dan bekerja keras bersama perlu dibangkitkan agar masyarakat makin peduli dengan lingkungan sekitarnya,†pungkasnya. (Sudiana - HmsDps)