Menu

Aksi Serentak Denpasar Perangi Sampah, Libatkan Seluruh Masyarakat, Optimalkan Sarana Prasarana

  • Sabtu, 22 Juni 2013
  • 615x Dilihat
Aksi Serentak Denpasar Perangi Sampah, Libatkan Seluruh Masyarakat, Optimalkan Sarana Prasarana
Denpasar, Kota Denpasar sebagai kota besar dengan tingkat urbanisasi yang sangat tinggi membawa dampak berbagai permasalahan. Terutama masalah kebersihan lingkungan yang harus terus mendapatkan perhatian dengan menyasar seluruh elemen masyarakat dari TNI, Polri, Pemerintah, Mahasiswa, dan pihak pengusaha. Seperti pelaksanaan aksi serentak perangi sampah di Kota Denpasar, Sabtu (22/6) yang melibatkan elemen masyarakat, dan mahasiswa yang menyasar seluruh kawasan seperti pasar, sungai hingga kawasan pantai. “saat ini kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turun terus dan berupaya dalam memerangi permasalahan sampah serta dengan bantuan dari TNI dan Polri yang ikut serta dalam menangani permasalahan sampah,” ujar Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra usai melakukan penanaman pohon dan aksi kebersihan di Pantai Mertasari Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan. Lebih lanjut dikatakan strategi saat ini pihaknya terus berupaya melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk melakukan kebersihan bersama dan memberikan pemahaman, serta dengan motto “Denpasar Kotaku Rumahku” sebagai upaya kita dalam menjaga kebersihan, dan kenyamanan mulai dari rumah tangga itu sendiri, dengan demikian kita secara bersama-sama dapat selalu menjaga kebersihan. Disamping itu Pemkot Denpasar telah melakukan berbagai upaya dengan menyediakan sarana prasarana seperti telah dibentuknya bank sampah, dan parasarana alat angkut sampah, yang perlu dioptimalkan kembali. “beberapa sarana prasana yang disediakan oleh Pemerintah masih terbatas, serta termasuk beberapa tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang masih menjadi kendala serta sulit mencari penggantinya,” ujar Rai Mantra. Namun saat ini pihaknya akan berupaya dengan mengganti TPS yang ada saat ini dengan menggunakan sentuhan teknologi, sehingga sampah tidak meluber ke jalan. Lebih lanjut Rai Mantra menjelaskan upaya perilaku yang harus terus menerus di perdayakan dengan mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan disiplin terhadap permasalahan lingkungan di Kota Denpasar. Sementara terkait kebersihan pantai dengan datangnya sampah dari sungai, serta pihaknya telah melakukan berbagai upaya yang mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Disamping itu seperti Desa Sanur Kauh telah berupaya dalam melakukan kebersihan dilingkungan pantai yang melibatkan tenaga kebersihannya, serta masyarakat. “masyarakat saat ini telah memahami permasalahan lingkungan, namun harus terus diberdayakan, tidak saja pada pelaksanaan ivent Internasional seperti APEC, namun harus terus ditingkatkan pemahamannya terhadap permaslahan sampah serta diharapkan kepada rekan-rekan Universitas dalam menerima Mahasiswa baru agar dapat memprogramkan aksi kebersihan bersama tidak saja pada kegiatan Hut,” ujar Rai Mantra. Aksi serentak perangi sampah di Kota Denpasar kali ini juga berkaitan dengan Karya Bakthi ABRI Tahun 2013 di wilayah Kota Denpasar yang melibatkan 5000 personilnya. Disamping itu juga melibatkan SKPD Pemkot Denpasar yang menyasar beberapa pasar seperti Pasar Kumbesari, Pasar Badung, Pasar Kreneng, kawasan Jl. By Pass Ngurah Rai, simpang Tol Benoa, serta kawasan Pantai Mertasari. “Dalam menangani sampah dari aksi kebersihan ini kami telah menyiapkan beberapa armada pengangkut sampah serta armada dari PU Denpasar melaksankan pembersihan drainase, dan melakukan perapian beberapa taman yang ada di beberapa kawasan,” ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar I Ketut Wisada. (purbawa)