Menu

BNK DENPASAR GELAR SEMINAR PERANGI NARKOBA

  • Senin, 15 Februari 2010
  • 622x Dilihat
BNK DENPASAR GELAR SEMINAR PERANGI NARKOBA
Penyalahgunaan narkoba yang terjadi di Denpasar dirasakan mengkhawatirkan. Adanya kekhawatiran ini dapat dilihat dari berbagai kasus yang terjadi di Denpasar, baik dari kasus peredaran gelap narkotika maupun kasus penyalahgunaan narkoba. “Kasus yang terjadi setiap tahunnya mengalami peningkatan untuk itu masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi dalam meminimalisasi kasus narkoba,” kata Wawali IGN. Jaya Negara ditemui usai membuka Seminar Memerangi Penggunaan Narkoba Bagi Kalangan Generasi Muda, Senin (15/2) di ruang pertemuan Praja Utama kantor walikota. Lanjut Jaya Negara tingginya kasus narkoba di Denpasar salah satu factor penyebarluasannya akibat dari berkembangnya bidang informasi teknologi dan sarana transportasi. Kedua sarana ini menurut Jaya Negara yang juga Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Denpasar ini dijadikan sarana bagi sindikat jaringan pelaku kejahatan narkoba untuk membidik korban. Kita melihat korban tidak saja terjadi dikalangan remaja tetapi meluas dikalangan usia pelajar, bahkan pernah dilakukan oknum pendidik. Kondisi yang memprihatinkan ini menurut Jaya Negara didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Wenten Suparlan menuntut perhatian serius kita bersama, baik dari pemerintah, organisasi sosial/ LSM dan juga partisipasi seluruh lapisan masyarakat. “Dikalangan masyarakat agar ikut menciptakan dan meningkatkan rasa solidaritas, kepercayaan diri dan kepedulian sosial, ” harap Jaya Negara. Selain itu dalam upaya mengurangi terjadinya penyalahgunaan narkoba BNK Denpasar sudah melakukan program Kelompok Siswa Peduli Aids dan Narkoba (KSPAN). Keberadaan KSPAN ini diharapkan mampu lebih berperan dalam penanggulangi aids dan narkoba terutama dikalangan sekolah Wenten Suparlan mengatakan kegiatan yang melibatkan mahasiswa ini diikuti sebanyak 200 orang. Materi seminar mencakup peredaran gelap penyalahgunaan narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya , narkoba dan prilaku remaja dan peranan generasi muda dalam memerangi narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan serangkaian HUT ke-18 Kota Denpasar. Mangku Karmaya salah seorang narasumber ditemui sebelum memberikan materi mengatakan saat ini dalam meminimalisasi terjadinya penyalahgunaan narkoba peranan lingkungan sangat diperlukan termasuk keluarga. Apalagi perhatian dari para orang tua sangat strategis dalam membina moralitas generasi muda agar tidak terjerumus sebagai pecandu narkoba. Menurut Mangku Karmaya salah satu tanda kecanduan narkoba diawali dengan sering bergantian teman , bolos, prestasi menurun, cara berpakaian berubah dan sering menyalahkan orang tua. Untuk itu dia mengingatkan agar para remaja agar menjalin persahabatan dilakukan dilakukan dengan realistis. (Oka)