Menu

DEPUTI MENPAN :KOMITMEN WALIKOTA DALAM PELAYANAN PUBLIK SANGAT TINGGI

  • Selasa, 31 Agustus 2010
  • 580x Dilihat
DEPUTI MENPAN :KOMITMEN WALIKOTA DALAM PELAYANAN PUBLIK SANGAT TINGGI
Denpasar-Standar pelayanan publik yang telah dilakukan selama ini oleh Pemkot Denpasar telah menunjukkan perbaikan yang signifikan. Hal ini karena komitmen yang ditunjukkan oleh Walikota Denpasar IB. Rai Mantra dan Wakil Walikota IGN Jaya Negara sangat tinggi dan sangat serius mengikuti arahan atau petunjuk dari Kemenpan. Komitmen dari Pimpinan Daerah di Kota Denpasar ini sudah sangat baik, hal ini tidak terlepas dari keinginan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel. Hal ini ditegaskan oleh Asisten Deputi Pelayanan Umum Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Ir. Hendrumal M. Panjaitan pada Workshop Sistem Manajemen Mutu ISO 9000, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (31/8). Workshop yang diikuti seluruh pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar dihadiri juga oleh Sekkot Denpasar Drs. AA. Ngurah Rai Iswara, Msi, dibuka Wakil Walikota IGN. Jaya Negara, SE. Lebih lanjut Hendrumal M. Panjaitan mengatakan seberapun potensi yang dimiliki suatu daerah, jika komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat tidak ada, sama artinya tidak ada gunanya. ”Keberhasilan pelayanan publik pemerintahan dapat dinilai seberapa tinggi komitmen yang diberikan oleh aparatur serta adanya kemauan untuk terus melakukan perubahan untuk menuju perbaikan sesuai dengan standar minimal pelayanan. Dalam hal ini saya nilai Denpasar mempunyai komitmen yang kuat untuk terus melakukan perbaikan terhadap pelayanan publik kepada masyarakat,” kata Hendrumal. Selebihnya dia menekankan dengan berlakunya UU 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, upaya untuk keberhasilan menjalankan urusan pemerintahan akan pelayanan publik, penegakan hukumnya perlu dilaksanakan secara komprehensif dan tidak terbatas hanya pada tindakan refresif semata. ”Undang ini dibuat untuk memberikan kepastian hukum dalam hubungan antara masyarakat dan penyelenggara pemerintahan dalam pelayanan publik,” katanya. Sementara Wakil Walikota IGN Jaya Negara mengatakan Pemkot Denpasar saat ini tengah menyiapkan berbagai standar dalam mendukung peningkatan kinerja secara umum. Penyiapan standar pelayanan dan standar operating prosedur (SOP) menjadi langkah awal dalam perbaikan sistem pelayanan publik. ”Dalam bidang aparatur berbagai langkah telah kami laksanakan mulai dari penyiapan kebijakan terkait dengan perubahan pola pikir atau mindset. Melalui motto Sewaka Dharma yakni melayani adalah kewajiban, kami siap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Jaya Negara. Ditambahkan paradigma baru manajemen pelayanan publik adalah menekankan betapa pentingnya otonomi institusi yang berlandaskan kepada akuntabilitas dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. ” Intinya bagaimana Denpasar yang merupakan kota metropilitan dapat menyiapkan standar menajemen dan standar pelayanan kepada masyarakat sehingga peran pemerintah sebagai lembaga pelayanan dan birokrasi dapat berfungsi secara maksimal,”katanya. Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar yang juga ketua panitia workshop Desak Widiasih Nida, SH.MH. mengatakan setelah diadakan worshop ini nantinya seluruh SKPD yang ada di Kota Denpasar dapat memberikan pelayanan publik yang sesuai dengan standar pelayanan minimal dan mengacu pada Standar Manajemen Mutu ISO 9000. Selain menghadirkan narasumber dari Kementrian PAN juga dari Badan Standar Nasional atau BSN. ”Saat ini di Denpasar yang sudah meraih sertifikat ISO 9000 adalah Puskesmas II Densel dan menyusul tahun 2011 Puskesmas III Densel serta Dinas Perijinan dan Dinas Catatan Sipil. ”Kedepan sesuai perintah Walikota semua SPKD harus menerapkan standar pelayanan sehingga bisa memperoleh sertifikat ISO 9000,” pungkas Desak Widiasih (dewa)