FESTIFAL FOOD HERITAGE DIPERPANJANG
Denpasar, Gajah Mada Town Festifal yang dimeriahkan program great sale, food heritage dan atraksi lainnya disambut antusias oleh masyarakat. Tinggi animo masyarakat terhadap kegitan tersebut membuat diperpanjangnya festifal food heritage. Hal tersebut disampaikan Kabag Humas Setda Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/12). Diperpanjangnya food heritage yang semula menurut rencana sampai 30 Desember namun akhirnya diperpanjang sehari hingga 31 Desember. Hal ini menurut Erwin, karena
tingginya animo masyarakat terhadap kegiatan food heritage. “Kita bisa lihat dari stand food heritage yang ada selalu dipenuhi oleh pembeli,†ujar Erwin. Disamping itu kegiatan band lokal selalu meramaikan kegiatan pelaksanaan food heritage. Lebih lanjut Erwin menambahkan perpanjangan kegiatan food heritage juga dikaitkan dengan pelaksanaan pelepasan matahari yang akan di pusatkan di lapangan Puputan Badung. Dalam pelepasan matahari masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan kesenian dari pagi hingga malam. “Berbagai kegitan kesenian dan oleh raga tradisional akan memeriahkan pelepasan matahari,†ujar Erwin. Semua kegiatan kesenian dan olah raga tradisional diharapkan dapat menghibur masyarakat. Disamping
itu juga dengan menampilkan berbagai kesenian dapat mempertahankan keberadaan kesenian dan olah raga tradisional. Dengan demikian dapat mendukung Kota Denpasar Berwawasan Budaya.
Berbagai kegiatan kesenian dan olah raga tradisional yang dilaksanakan seperti pameran dagang, parade tari, lomba ngelawang dan lomba olah raga tradisional. Pada malam harinya menurut Erwin masyarakat akan disuguhkan joged bumbung, musikalisasi dan sendratari rajapala.
Salah satu pengunjung AA Candra Dewi mengatakan menyambut baik diperpanjangnya food heritage. Bahkan tahun depan Gajah Mada Town Festifal dilaksanakan bukan hanya tiga hari tapi kalau bisa satu minggu. Kedua event ini menguntungkan di kedua belah pihak. Disatu sisi masyarakat bisa menikmati makanan-makanan tradisional yang murah
meriah. Sedangkan bagi pedaga mereka dapat berinteraksi langsung dengan konsumen.(Gst-Humas)