Kota Denpasar Perangi Sampah
Bersinergi Dengan TNI, Polri, Pemda, dan Masyarakat
Permasalahan sampah menjadi salah satu gagalnya Kota Denpasar dalam meraih Adipura. Permasalahan ini membuat Pemerintah Kota Denpasar melalui instansi terkait terus melakukan berbagai program. Tidak hanya itu, saat ini dengan melibatkan sinergi TNI, Polri, Pemerintah Kota Denpasar, dan seluruh masyarakat, pada Rabu (26/6) mendatang akan menggelar gerakan serentak perangi sampah, yang akan dilakukan beberapa titik seperti pasar, terminal, perumahan, dan sungai-sungai yang dijadikan tempat membuang sampah. Demikian terungkap pada rapat koordinasi Pemerintah Kota Denpasar dengan TNI, Kamis (13/6) diruang rapat Kantor Walikota Denpasar.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM PD) Kota Denpasar mengatakan pada 26 Juni mendatang sebanyak 5000 orang yang terdiri dari TNI, Polri, Pemkot Denpasar, serta masyarakat akan melakukan gerakan serentak perangi sampah di Kota Denpasar. Beberapa titik yang akan dijadikan fokus kegiatan ini sedang dilakukan pembahasan dengan masing-masing instansi. Sehingga beberapa onggokan sampah yang sering terlihat dan menjadi permasalahan gagalnya Denpasar meraih predikat kota terbesih dapat ditangani, dan melakukan penanganan permasalahan sampah.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar Ketut Wisada mengucapkan terimakasih dengan TNI dan Polri yang telah bersinergi bersama-sama Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat melakukan penanganan permasalahan sampah di Kota Denpasar. Ketut Wisada juga mengharapkan beberapa titik onggokan sampah yang sering terlihat di wilayah Kota Denpasar dapat segera diatasi dengan membagi beberapa anggota TNI, Polri, Pemerintah, dan masyarakat dengan melakukan gerakan serentak. Disamping itu kepada seluruh masyarakat juga dapat diinformasikan sehingga secara bersama-sama dilingkunganya masing-masing dapat ikut serta dalam gerakan serentak ini. Apalagi mejelang pelaksanaan APEC di Bali yang beberapa wilayah Denpasar akan dilintasi dari berbagai delegasi Negara. Seperti di Tanjung Benoa, tepatnya dikawasan hutan manggrove akan didatangi Presiden Susilo Bamabang Yudonono dan Ronaldo sebagai duta lingkungan, dapat dilakukan gerakan kebersihan dan penggelontoran. “kami siap menerjukan seluruh armada DKP untuk melakukan pengangkutan sampah pada kegiatan serentak ini,†ujar Ketut Wisada.
Sementara Kolonel. Infantri, Made Datrawan, Aster Kasdam IX Udayana mengatakan sekitar 1000 anggota TNI dan Polri akan terlibat dalam aksi perangi sampah di Kota Denpasar kali ini. Beberapa anggota ini akan dibagi dimasing-masing wilayah yang akan dilakukan gerakan kebersihan, serta menetapkan satu orang penanggungjawab. Sehingga betul-betul nantinya disetiap kawasan yang terdapat onggokan sampah dapat segera dilakukan pembersihan. “kami berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan antara TNI, Polri dan Pemerintah Kota Denpasar, jangan menjadikan kegaiatn ini hangat-hangat tai ayam serta dapat ditindaklanjuti dengan melakukan kerjasama MoU,†ujarnya.