Menu

LAPANGAN PUPUTAN DILENGKAPI TAMAN BERMAIN

  • Jumat, 26 Desember 2008
  • 673x Dilihat
LAPANGAN PUPUTAN DILENGKAPI TAMAN BERMAIN
DENPASAR - Dinamika kehidupan masyarakat Kota Denpasar yang cukup tinggi membuat kebutuhan masyarakat akan tempat hiburan dan rekreasi meningkat pula. Menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat rekreasi Pemerintah Kota Denpasar membangun sebuah taman bermain di pojok barat Lapangan Puputan Badung. Taman bermain seluas 8 are ini melengkapi beragam arena hiburan yang telah ada. Sebelumnya Lapangan Puputan Badung telah dilengkapi dengan dua panggung hiburan yang menjadi tempat atraksi seni insidental dan pentas rutin sanggar-sanggar kesenian dan TK se- Kota Denpasar, taman catur raksasa serta kolam ikan yang menjadi pusat hiburan masyarakat. Plt Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) Kota Denpasar I Ketut Wisada SE didampingi Kasi Pembangunan dan Pemeliharaan Taman Ir IB Eka Jayana menyatakan bahwa pembangunan taman bermain itu untuk melengkapi sarana rekreasi dan hiburan yang ada di lapangan di pusat kota ini. “Untuk awal, taman dilengkapi dengan 5 unit permainan anak-anak yang terdiri dari ayunan, putaran mini, prosotan dan jungkat jungkit,” jelas IB Eka Jayana. Selanjutnya penambahan peralatan dan permainan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Untuk membuat nyaman, areal bermain diisi pasir sebanyak hampir 40 truk yang didatangkan dari kawasan Serangan. “Landasan pasir akan membuat lebih aman sebab lebih empuk,” jelasnya. Selain itu areal pasir juga dapat menjadi sarana bermain tersendiri bagi anak-anak. Misalnya membangun istana pasir dan aneka bentuk lainnya. Ditambahkannya bahwa penataan yang dimulai dari selasa (23/12) lalu diperkirakan akan kelar Sabtu sore. “Jadi anak-anak sudah bisa memanfaatkannya mulai hari minggu besok,” tegasnya. Pihaknya memang mempercepat penyelesaian taman agar dapat dipergunakan saat libur panjang esok. “Paling tidak dengan keberadaan taman bermain ini anak-anak akan mempunyai sarana rekreasi baru,” jelasnya. Ditegaskannya bahwa sarana tersebut terbuka untuk umum dan tanpa dipungut biaya. Untuk membuat taman bermain tersebut, pihak DKP selain mengerahkan 15 orang petugasnya juga menurunkan alat berat wheel loader untuk mempercepat perataan pasir di areal yang diteduhi aneka pohon tersebut. Namun rupanya anak-anak di Kota Denpasar tak sabar dengan kehadiran taman tersebut. Saat tengah dipasangpun pada Jumat (25/12) siang tampak beberapa anak sudah mencoba permainan yang dihias dengan aneka warna tersebut. Bahkan beberapa anak tampak bertanya-tanya kepada petugas yang tengah mempercantik beberapa bagian alat permainan. (wira 8078878 / 0811389852)