Menu

RAI MANTRA :SANTIMADU SOLUSI TANGANI LIMBAH

  • Senin, 09 Februari 2009
  • 583x Dilihat
RAI MANTRA :SANTIMADU SOLUSI TANGANI LIMBAH
Denpasar, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, meninjau Sanitasi Masyarakat Terpadu (Santimadu) yang belokasi di Jl. Bungtomo X, Gang Mekar, Br Mekar Manis, Desa Pemecutan Kaja Kecamatan Denpasar Utara, Jumat, (6/2).kemarin .Santimadu merupakan program sanitasi tahap dua, yang sebelumnya telah dibangun di Sanitasi Masyarakat (Sanimas) dibagian utara wilayah tersebut. Rai Mantra saat mininjau Santimadu mengatakan pembangunan sanitasi di Br. Mekar Manis ini merupakan salah satu bentuk mengatasi permasalahan lingkungan. Karena salah satu masalah klasik perkotaan menurut Rai Mantra adalah masalah lingkungan. “Masalah lingkungan merupakan dampak dari tingginya jumlah pendatang dan pembangunan,” ujar Rai Mantra. Dengan adanya kesadaran masyarakat untuk terlibat langsung dalam menangani lingkungan diharapkan masalah lingkungan di Kota Denpasar dapat diatasi. Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan jika tidak diatasi masalah lingkungan secara bersama-sama tentunya akan menimbulkan berbagai masalah dari banjir sampai penyakit. “Saya sangat apresiasi terhadap kesadaran masyarakat di Br. Mekar Manis ini yang sadar akan arti pentingnya kesehatan sehingga program ini bisa terwujud ,” ujar Rai Mantra. Dengan tingginya partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kota Denpasar termasuk pembangunan lingkungan bersih merupakan salah satu tujuan Pemkot Denpasar dalam membabangkitkan peran serta masyarakat. Rai Mantra mengharapkan peran serta masyarakat dalam membangun Kota Denpasar agar terus berkelanjutan sehingga dapat menjadikan masyarakat sadar lingkungan. Ketika ditanya partisipasi masyarakat dalam mensukseskan program Sanimas , Putra Almarhum Mantan Gubernur Bali ini mengaku sudah mendosialisasikan kepada masyarakat tapi keberhasilannya tidak lepas dari peran serta masyarakat dan masyarakat sekarang yang dipentingkan bukan sekedar sosialisasi tapi ada bukti nyata” Saya melihat di Br. Mekar manis sudah membuktikan dan sudah berbuat nyata “ Uangkap Rai Mantra. Kepala Lingkungan Br. Mekar Manis, I Ketut Suambem mengatakan jumlah masyarakat di Br. Mekar Manis mencapai 250 KK. Dari jumlah tersebut 150 KK sudah terlayani pembuangan limbangnya melalui Sanimas. Sedangkan sisanya secara bertahap akan dilayani melalui Santimadu. “Untuk di Gang Mekar sekitar 100 KK yang belum terlayani limbahnya. Saya harap dengan adanya Santimadu secara bertahap akan terlayani semuanya,” ujar Suambem. Untuk tahap pertama menurutnya baru tersambung ke 38 KK dari 51 KK yang direncanakan. Sedangkan sisanya akan dilanjutkan setelah ada dana. Terkait dengan dana pemabangunan Sanimadu ini , Suambem mengatakan dananya berasal dari pemerintah pusat seberar Rp 100 juta, Pemerintah Propinsi Rp 58 juta dan dari Pemkot Denpasar Rp 178 juta. Sedangkan dana pendampingan dari masyarakat sebesar Rp. 60 ribu rupiah per KK. Salah seorang warga mengatakan dengan adanya sanitasi ini sangat membantu masalah limbah rumah tangga. Meskipun baru beroperasi saparuhnya namun dampaknya sangat dirasakan masyakat.(Gst-HumasDps)