SELLY MANTRA : KADER PKK PILAR PEMBANGUNAN BANGSA
DENPASAR – Kader- kader PKK mulai dari tingkat pusat hingga banjar sejatinya adalah merupakan
salah satu pilar pembangunan bangsa yang strategis. “Sebab kader-kader PKK menjadi penggerak dan pengisi pembangunan melalui gerakan pemberdayaan
perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan keluarga,†tegas Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny Ida Ayu Selly Rai D Mantra Selasa (30/12) dalam momentum menyambut Tahun Baru 2009.
Sembari mengucapkan selamat tahun baru 2009 kepada seluruh lapisan masyarakat, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Rai D Mantra didampingi
Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada jajaran penggerak dan kader PKK Kota Denpasar hingga
banjar-banjar. “Selama ini program-program peningkatan kesejahteraan dan kesehatan keluarga dapat berjalan dengan baik melalui kerja keras kader PKK dan aparat termasuk jajaran pemerintah desa/lurah hingga ke kaling/kadus,†jelas alumni SMAN 3 Denpasar ini. Pihaknya berharap agar pengabdian pada kader dan jajaran aparat pemerintahan yang dilandasi semangat yadnya dan tulus iklhas dapat tetap terjaga. “Meskipun dalam melaksanakan tugasnya para pejuang bangsa ini tidak mendapatkan keuntungan material,†jelasnya.
Menurutnya sebagai sebuah gerakan perempuan, PKK melaksanakan tugas mulia dalam pembangunan bangsa. “Diantaranya mengupayakan terbentuknya generasi muda yang sehat, cerdas, andal dan berkualitas,†jelasnya. Salah satunya dengan
melaksanakan pos pelayanan terpadu (posyandu) paripurna balita lansia. Di Kota Denpasar pada tahun 2008 pelaksanaan posyandu paripurna balita lansia mencakup wilayah 30 banjar. “Selama tiga bulan sebanyak 1.795 balita, 2.327 lansia dan 182
ibu hamil menjadi target sasaran kegiatan,†tegasnya. Sementara itu untuk melaksanakannya
sebanyak 313 kader di 30 banjar dilibatkan.
Sedangkan dalam bidang peningkatan kesejahteraan keluarga, TP PKK Kota Denpasar bersama jajaran telah
melaksanakan berbagai pendidikan dan pelatihan. “Jenis diklat disesuaikan dengan permintaan para peserta kaum wanita di banjar-banjar,†jelas Dayu Selly panggilan akrabnya. Diantaranya diklat tata rias, tata boga, diklat budidaya tanaman obat, diklat banten dan diklat lainnya. “Diharapkan melalui
diklat-diklat tersebut kaum wanita dapat memiliki ketrampilan yang dapat dipergunakan untuk menambah pendapatan keluarga,†ujar ibu tiga putra ini.
Selain itu kader PKK juga menjadi pengisi pembangunan dalam bidang kesenian dan olah raga. “Seperti yang tampak dari antusiasme kaum wanita saat unjuk kebolehan dalam Parade Gong Kebyar Wanita serta Kejuaraan Tenis Meja PKK,†jelas penyuka tenun endek ini. Melalui kegiatan akbar di bidang seni budaya dan olahraga tersebut kaum wanita ingin menyetarakan dengan pria dalam mengisi pembangunan di Kota Denpasar. “Khususnya dalam mewujudkan Denpasar sebagai Kota Berwawasan Budaya,†ujarnya sambil tersenyum. (wira 8078878 / 0811389852)