Menu

SHU KPN DHARMA WIGUNA CAPAI 8 MILYAR

  • Selasa, 17 Februari 2009
  • 523x Dilihat
SHU KPN DHARMA WIGUNA CAPAI 8 MILYAR
Memasuki tahun ini SHU KPN Dharma Wiguna Kota Denpasar mengalami peningkatan sebesar Rp. 8 milyar lebih dibandingkan tahun 2007 yang hanya Rp. 5 milyar. Selain itu omset koperasi milik Pemkot ini juga mengalami perkembangan yang cukup signifikan sebesar Rp. 19 milyar. “Meningkatnya SHU tentu berkat kerjasama pengurus dengan anggota,” kata Drs. Nyoman Aryana, M.Si. selaku Ketua KPN Dharma Wiguna Kota Denpasar ditemui disela-sela Rapat Aggota Tahunan, Selasa (17/2) di ruang Praja Utama Walikota. Lanjut Aryana yang mantan Sekot Denpasar, jenis usaha yang dapat dikelola sampai akhir tahun 2008 diantaranya unit simpan pinjam, unit waserda jasa dan unit radio. Sedangkan pengembangan rumah pintar, cafetaria dan pengadaan pakaian dinas belum dapat dilakukan secara maksimal. Namun berkat adanya kebersamaan pengurus dan pengelola secara virtual keuntungan operasional yang dihasilkan mengalami peningkatan sebesar Rp. 600 juta lebih dibanding tahun 2007 yang hanya Rp. 400 juta lebih. Dari keuntungan ini pihaknya mampu memberikan voucer pasar murah dalam rangka HUT ke- 17 Kota Denpasar sebesar Rp. 100 ribu kepada masing-masing anggota yang berjumlah 2.620 orang. I Ketut Wisada, SE. M.Si selaku pengawas mengungkapkan dalam bidang pengelolaan keuangan KPN Dharma Wiguna telah mengikuti petunjuk serta aturan yang berlaku umum. Dimana kemampuan KPN Dharma Wiguna untuk menutupi kewajiban jangka pendeknya ukuran standar 110 % pencapaiannya sudah 152 % atau kewajiban dijamin 1,5 aktiva. Sedangkan kemampuan dalam memutar modal sendiri menghasilkan laba, standarnya 10 % pencapaiannya 21,44 % atau setiap Rp. 1 modal sendiri telah menghasilkan laba sebesar Rp. 2,2. Walikota Denpasar dalam sambutan dibacakan Kadis Koperasi UKM Kota Denpasar, Drs. A.A. Ngr. Rai Iswara, M.Si. menegaskan agar antara pengurus dan anggota selalu mengutamakan komunikasi dalam memenuhi kebutuhan yang diperlukan, termasuk dalam penyediaan barang-barang dan jasa. Diharapkan melalui RAT ini mampu menghasilkan program dalam usaha meningkatkan kesejahteraan anggota. Dilain pihak menurut Rai Iswara, keberhasilan koperasi dalam mensejahterakan anggotanya tergantung dari kesungguhan pengurus dalam membuat program yang inovasi. Disatu sisi peran aktif anggota sangat menentukan langkah kedepan menuju kesuksesan. “Disinilah perlunya koordinasi dan komunikasi antara pengurus dan anggota,” tegas Rai Iswara sambil mengungkapkan hal ini sudah dilakukan oleh KPN Dharma Wiguna, sehingga bisa meningkatkan SHU. Oka/ Humas Denpasar