Menu

WAWALI JAYA NEGARA : KB TINGKATKAN KUALITAS HIDUP

  • Senin, 23 Agustus 2010
  • 514x Dilihat
WAWALI JAYA NEGARA : KB TINGKATKAN KUALITAS HIDUP
Denpasar-Proram keluarga Berencana jika dilaksanakan dengan baik akan dapat meningkatkan kualitas hidup manusia, dan ini harus dilakukan sejak dini. Oleh karena itu program keluarga Berencana harus dilakukan secara terpadu dan terprogram. Hal ini dikatakan Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, SE. ketika membuka Bimbingan Teknis Catur Bina Bagi Pengelola Pelaksana Program KB Kota Denpasar, Senin (23/8) di Ruang Praja Utama Kantor Walikota. Dikatakan Program Catur Bina ini adalah program yang diperuntuk untuk para pengelola dan pelaksana KB di Denpasar yang meliputi Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina keluarga Lansia dan Bina Lingkungan keluarga. Disamping untuk meningkatkan kualitas hidup dari pada manusia program ini juga untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang balita melalui rangsangan fisik, motorik kecerdasan, emosional dan social ekonomi dengan sebaik-baiknya sehingga nantinya menjadi remaja yang tangguh, lansia yang sehat serta terciptanya peningkatan kualitas lingkungan yang kondusif dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas. “Dengan bekal pengetahuan dan ketrampilan tersebut saya berharap para orang tua atau keluarga mampu mendidik dan mengasuh anak balitanya sejak dini hingga remaja dan nantinya dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia Indonesia berkualitas,” kata Jayanegara. Lebih lanjut dia mengatakan Program Keluarga Berencana tidak hanya berkaitan dengan kontrasepsi dan repoduksi, tetapi bagaimana dengan program ini dapat menyiapkan dan mengatur jarak kelahiran sehingga dapat menjamin kesehatan serta pendidikan anak selanjutnya. Sementara itu Kepala Badan KB dan pemberdayaan Perempuan Ir. IGA. Laksmi Dharmayanti di dampingi Ketua Panitia Bimbingan Teknis Catur Bina Pengelola Pelaksana Program KB Dr. Liliek Sulistyaningsih. M.Kes. mengatakan pelaksanaan Bintek ini diikuti 60 orang dari tanggal 23 hingga 2010, dengan menghadirkan narasumber dari BKKBN Propinsi Bali. Setelah mengikuti Bintek para peserta juga akan diajak untuk melakukan study banding ke Propinsi Jogyakarta yang berhasil meraih penghargaan terbaik dalam pengelolaan KB tingkat nasional .(dewa )