Tradisi Omed-omedan yang dilaksanakan Banjar Kaja Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan Usai pelaksanaan Hari Suci Nyepi kembali di gelar warga banjar setempat. Tradisi ini telah diwarisi warga banjar Kaja Sesetan sejak jaman dahulu dan hingga saat ini masih diwariskan warga setempat, dengan gelaran kegiatan Sesetan Heritage Omed-Omedan. Hal tersebut terungkap saat Panitia Sesetan Heritage Omed-omedan yang terdiri dari Kelihan Adat Banjar Kaja Sesetan Made Sukaja dan Ketua Sekaa Teruna Banjar Kaja Sesetan Putu Arya Wiranata melakukan tatap muka, Selasa (18/3) dengan Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, diruang kerjanya kantor setempat.
“kegiatan Sesetan Heritage Omed-omedan sudah diyakini warga masyarakat setempat memiliki nilai sakral, sehingga setiap tahunnya dikemas dengan acara dari Peken Paiketan Krama Sesetan, acara hiburan, lomba foto, dan kegiatan Omed-omedan dengan menggelar upacara di palinggih Banjar Kaja Sesetam,” ujar Ketua Sekaa Teruna Banjar kaja Sesetan Putu Arya Wiranata. Kegiatan Omed-omedan rutin dilaksankan usai merayakan hari suci nyepi yang tahun ini dilaksanakan pada tanggal 1 April mendatang. Disamping itu juga tahun ini akan dilaksanakan launching logo Sesetan Heritage Omed-omedan yang nantinya dapat sebagai identitas pelaksanaan heritage sesetan. Disamping menggelar tradisi Omed-omedan juga akan diramakan dengan Peken Paiketan Krama Sesetan yang pesertanya tiap tahun mengalami peningkatan, serta tahun ini diikuti oleh 80 pedagang, dari kuliner hingga produk produk kreatif. “Peken Paiketan Krama Sesetan ini dilaksnakan pada pagi harinya yang dipusatkan dilingkungan Banjar Kaja Sesetan, serta pada sore harinya dilaksanakan tradisi Omed-omedan didepan Banjar Kaja Sesetan,” ujar arya Wiranata.
Sementara Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra mengapresiasi kegaitan Sesetan Heritage Omed-omedan yang juga dimeriahkan denga kegiatan kreatif, seperti pasar rakyat, dan lomba foto yang pesertanya setiap tahun mengalami peningkatan. hal ini juga Rai Mantra mengharapkan agar terus memberikan prioritas pada potensi paiketan warga Sesetan, sehingga perputaran ekonomi masyarakat dapat tetap tumbuh. Disamping itu juga dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra juga menghimbau kepada warga Banjar Kaja Sesetan untuk tetap menjaga kondusifitas pelaksanaan Hari Suci Nyepi yang dirangkaikan dengan pelaksanaan pengerupukan dengan kegiatan pawai ogoh-ogoh, untu selalu menjaga paiketan dengan mempererat pasewitran warga banjar. Para tokoh masyarakat banjar setempat bersama Bendesa Adat dengan selalu menampung aspirasi sekaa teruna untuk secara bersama-sama menjaga keamana dan ketertiban. (Pur/humasdps)