Kadek Ayu Windasari Juara I WMD 2015
Perlombaan Wirausaha Muda Denpasar (WMD) terus dilaksnakan Pemkot Denpasar sejak tahun 2010 yang saat ini telah memasuki Tahun ke enam. Lomba ini adalah untuk membentuk wira usaha-wira usaha muda di Kota Denpasar. Pelaksanaan lomba pada babak final yang dilaksanakan pada, Kamis (26/11) dibuka secara resmi Pj. Walikota Denpasar A.A Gede Geriya di ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar yang sekaligus memberikan apresiasi kepada wira usaha muda Denpasar untuk terus meningkatkan kreativitasnya. Sementara Kabag ekonomi Setda Kota Denpasar Made Saryawan mengatakan melalui kompetisi Wirausaha Muda Denpasar (WMD) menjadi tujuan mendorong generasi muda dengan pemikiran kreatif dapat mewujudkan lowongan kerja baru yang tentu menjadi lapangan perkejaan yang berimbas pada pengurangan pengangguran. Hal ini juga melihat masih rendahnya jiwa berwirausaha di Indonesia yang tentunya perlu terus ditingkatkan dengan angka idealnya mampu menciptakan dua persen dari jumlah penduduk yang ada. Hingga saat ini kompetisi WMD yang telah masuk tahun keenam dan telah mampu menciptakan 90 orang wirausaha muda baru dari kalangan umum dan siswa SMA/SMK se-Kota Denpasar.
Perhelatan tahun ini diikuti 56 peserta dari kalangan umum dan SMA/SMK negeri dan swasta pada, dengan babak presentasi 15 finalis umum yang masuk dalam babak final bertempat di ruang pertemuan Praja Utama Kantor Walikota Denpasar. Kadek Ayu Windasari dengan nama usaha Cuci House Laundry ditetapkan 7 dewan juri yang terdiri dari Ketua Pusat Pengembangan Kewirausahaan Unud, Sayu Ketut Sutrisna Dewi, Derektur Direktorat Kemahasiswaan Undiknas, I Wayan Sunia, Ketua HIPMI Denpasar Putu Yuliartha, Perbankan, Pimpinan Redaksi Bisnis`Bali, dan pengusaha sebagai Juara I kategori umum WMD terbaik tahun 2015. Disusul peringkat kedua A.A Abhina Amitaba dengan nama usaha 81 Media (web Disign), dan peringkat ketiga diarih I G A Agung Istri Sri Dewi dengan nama usaha Shopiss Tenun Ikat Bali.
Kadek Ayu Windasari dengan Cuci House Laundry mengatakan usaha yang ditekuninya ini memiliki visi menjadi laundry pilihan pertama dalam membantu kebutuhan pelanggan mendapatkan hasil cucian terbaik. Service yang diberikan berupa cuci kilat 2 jam, delivery service, spoting noda, parfum berkualitas dan setrika uap. Dari perjalanan kesuksesan usahanya ini telah memiliki dua otlet yang beralamat di Jl. Sidekarya 56 D, dan di Jl. Dewata No. 24 Denpasar. Wanita yang berusia 24 tahun ini memiliki semangat tinggi dan cita-cita besar dalam mengembangkan usahanya yang terus melihat market pasar di Kota Denpasar dengan kesibukan masyarakat dan susahnya mencari pembantu rumah tangga. “Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Denpasar yang telah memberikan fasilitas dalam meningkatkan geliat wirausaha muda khususnya di Kota Denpasar,” ujarnya.
sementara untuk tingkat SMA/SMK berhasil keluar sebagai juara I, I Putu Priyasana dari SMK Farmasi Bintang Persada dengan judul proposal usaha Sofclean sabun cuci khusus endek, batik dan kain berwarna, Juara II diariah A.A Made Desni Sensini dengan judul proposal usaha Bosuma Bolu Suweg Mawar untuk penderita diabetes, dan Juara III dariah Putu Saraswati Pradjna Dewi dari SMA N I Denpasar dengan judul proposal usaha My Walet, minuman sarang walet kaya gizi dan nutrisi. (Pur/humasdps)