Menu

400 Orang Lansia dan Pelayan Publik Mendapat Vaksinasi di Banjar Panti Gede Pemecutan Kaja

  • Rabu, 19 Mei 2021
  • 129x Dilihat

Denpasar- Dalam upaya pencegahan penularan covid-19, Pemerintah Kota Denpasar gencar melaksanakan vaksinasi. Kali ini pelaksanaan vaksinasi covid-19 dilaksanakan secara massal di Balai Banjar  Panti Gede Desa Pemecutan Kaja Kecamatan Denpasar Utara Rabu (19/5). Untuk kelancaran pelaksanaan vaksinasi ditinjau langsung oleh Asisten II Sekda Kota Denpasar AA Gede Risnawan.

Kasi  Pelayanan Umum Desa Pemecutan Kaja Ni Nyoman Juli Darmayanti mengatakan, vaksinasi kali ini berjalan lancar. Vaksinasi diutamakan para lansia dan pelayan publik seperti Guru, Pedagang, Prajuru Banjar, Tokoh Agama, Kader Kesehatan, ASN    di Banjar Panti Gede, Banjar Panti Sari, Banjar Belong Menak dan Banjar Belong Gede.

Untuk jumlah vaksin yang disediakan sebanyak 400 dosis  dengan jenis vaksin Astra Zeneca. Menurutnya  pelaksanaan Vaksin jemput bola  merupakan komitmen dari Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam mempercepat pelaksanaan dan cakupan vaksinasi untuk penanggulangan covid-19 khususnya di wilayah Kota Denpasar dengan maksud Pariwisata cepat di buka, supaya perekonomian masyarakaat cepat pulih kembali. “Untuk itu kami harapkan masyarakat tidak takut untuk di vaksin,’’ ungkap Darmayanti

Sementara itu Kadis Kesehatan, dr. Luh Putu Sri Armini menyampaikan untuk hari ini pihaknya telah menyiapkan 400 dosis vaksin bagi lansia dan pelayan publik di Desa Pemecutan Kaja, jika hal ini terjadi kekurangan akan kita penuhi. “Kami telah menyiapkan vaksin, jika ada kekuranagn kita akan tambah karena rantai dingin dari vaksin ini harus dijaga,” ujar Sri Armini.

Dengan adanya vaksinasi massal secara jemput bola ini diharapkan masyarakat bisa memanfaatkannya dengan baik, karena semakin cepat masyarakat mendapatkan vaksin, maka kekebalan imunnya akan cepat terbentuk. Karena vaksin dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus Corona. “Dengan begitu, risiko  untuk terinfeksi virus ini akan jauh lebih kecil. Kalaupun seseorang yang sudah divaksin tertular COVID-19, vaksin bisa mencegah terjadinya gejala yang berat dan komplikasi,” jelasnya. (ayu/humas)