Menu

Atlet Kempo Denpasar Ikuti Kejuaran Internasional di Surabaya.

  • Selasa, 19 Agustus 2014
  • 1110x Dilihat

Sebanyak 7 orang Atlet Kempo Kota Denpasar akan mengikuti kejuaraan internasional yang bertajuk Kejuaraan International Kempo Piala Walikota Surabaya. Pelatih Kempo Denpasar Made Mandiasa mengtakan kejuaraan ini akan berlangsung dari tanggal 22-24  Agustus di Gor Futsal ITS Surabaya. Disamping diikuti beberapa daerah di Indonesia seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan NTT, Kejuaraan ini juga dipastikan akan diramaikan oleh peserta daerah negara lain seperti Brunei Darussalam, Myanmar, dan Vietnam. Sebelum berlaga di Kota Pahlawan ke tujuh atlet Kempo tersebut dilepas Ketau Umum Koni Denpasar Nyoman Putrawan di Sekretariat Koni Denpasar, Selasa (19/8). 

Hadir juga pada pelepasan tersebut Wakil Ketua Umum Nyoman Mardika, Sekum Made Suartana dan Humas Koni Dewa Gede Rai. Pada kesempatan tersebut Ketum Koni Denpasar Nyoman Putrawan meminta agar atlet Kempo yang bertanding di surabaya tersebut dapat memanfaatkan ajang tersebut untuk menambah terbang dan pengalaman bertanding. "Apalagi yang akan dihadapi adalah atlet hebat dari luar negeri, ini tentu pelajaran yang berharga bagi atlet Kempo Denpasar," kata Putrawan. Alet yang turun pada kejuaraan Kempo tersebut adalah merupakan atlet andalan Kota Denpasar yang telah meraih prestasi pada Porprov lalu. "Kami berharap atlet Denpasar dapat membawa pulang prestasi yang membaggakan bagi Kota Denpasar," kata Putrawan.

Pelatih Mandiasa mengatakan kejuaraan Kempo di Surabaya ini juga dipakai sebagai ajang untuk mengetahui sejauh mana hasil latihan yang telah dilakukan selama ini. " Atlet yang kami ikutkan pada kejuaraan internasional pada tahun ini sebagian besar adalah peraih emas pada Porprov tahun lalu di Denpasar," katanya. Adapun ke tujuh atlet yang dikirim diantaranya Agung Ratih Saraswati (nomor Embu berpasangan putri), Wiji Rosiana, Nisrina Nurafifa ( Embu berpasangan putri kyu kenshi), AA. Istri Dharmamega, Griselda Nadya Billy (Embu berpasangan campuran), Awam Aminuliah Ibrahim dan Richo Putrananda Pandit. Pada kejuaraan yang sama tahun lalu di Bogor atlet kempo Denpasar mampu meraih 2 emas dan 2 perunggu.

Sementara Sekum Koni Made Suartana menambahkan bahwa kejuaraan ini juga sebagai ajang untuk memperkuat mental. "Pengalaman bertanding sangat penting bagi atlet dalam meraih prestasi. Untuk itu kami selalu mendorong pengcab-pengcab dibawah naungan Koni Denpasar untuk mencari pengalaman bertanding keluar daerah," katanya. (dewa humas)