Walikota Denpasar Sebagai Pembicara Di Kementerian PAN Dan RB.
Berbagai inovasi dilakukan Pemerintah Kota Denpasar terutama dalam meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Dengan adanya inovasi-inovasi Pemkot Denpasar tersebut membuat Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) membagi pengalaman dengan Kabupaten/Kota se-Indonesia dengan mengundang Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra sebagai pembicara nasional di Kementerian PAN dan RB, Senin (24/4) hari ini di Jakarta. Demikian disampaikan Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar Desak Nyoman Widiasih saat ditemui Minggu (23/3) di ruang kerjanya.
Menurut Desak Widiasih untuk dipilih menjadi pembicara nasional, awalnya Kementerian PAN dan RB mengundang 57 kabupaten/kota yang merupakan alumni Harvard University untuk mengusulkan tiga inovasi yang telah dilakukan di daerahnya masing-masing. “Dari 57 bupati/walikota alumni Harvard di minta untuk meyampaikan inovasi yang telah dilaksanakan di daerahnya masing, hanya 6 Daerah yang terpilih termasuk Denpasar untuk mempresentasikan inovasi pelayanan publik terbaik,” ujar Desak Widiasih. Sedangkan untuk Kota Denpasar dari berbagai inovasi pelayanan publik yang telah dilakukan, Desak Widiasih mengaku mengusulkan 3 inovasi yakni pengujian kendaraan bermotor berbasis drive thru, pelaksanaan pelayanan perijinan keliling (mobiling services) dan peningkatan kain tradisional endek menopang ekonomi kota Denpasar. Dipilihnya ketiga inovasi tersebut mengingat telah didirikan bentuk-bentuk pelayanan tersebut sejak lama sedangkan sekarang merupakan pengembangan dengan inovasi untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. “Untuk pengujian kendaraan bermotor telah ada sejak tahun 2007, demikian juga pelayanan perijinan,” ujar Desak Widiasih. Namun untuk meningkatkan pelayanan Pemkot Denpasar terus melakukan inovasi terhadap pelayanan publik tersebut. Salah satunya dengan drive thru untuk pelayanan pengujian kendaraan bermotor dan perijinan keliling (mobiling services) untuk memberikan pelayaan perijinan dengan sistem jemput bola. Sementara untuk peningkatan inovasi kain tradisional endek untuk menopang ekonomi Kota Denpasar merupakan salah satu bentuk inovasi dalam melestarikan keberadaan kain endek. “Ketiga inovasi tersebut intinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan pelayanan,” harap Desak Widiasih.
Lebih lanjut Desak Widiasih menambahkan dari tiga inovasi yang diajukan tersebut pengujian kendaraan bermotor berbasis drive thru yang dipilih Kementerian PAN dan RB untuk di presentasikan sebagai makalah inovasi yang disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra. Dalam menyampaikan inovasi di masing-masing daerah dari 57 kabupaten/kota se-Indonesia Walikota Denpasar terpilih bersama lima kabupaten/kota lainnya diantaranya Walikota Kupang, Bupati Gersik, Bupati Belitung Timur, Bupati Sumenep dan Bupati Kulonprogro. (Gst_Humas)