26 Orang Penderita Di Operasi
Denpasar – Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan yang berkerjasama dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia (YKI) menggelar Operasi Katarak secara geratis. Ini merupakan salah satu pelayanan yang diberikan Pemkot Denpasar kepada masyarakat seperti yang dilaksanakan Kamis (3/4) di Panti Jompo Werdha Wana Sraya, Br. Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur. Demikian disampaikan Kasi Kesehatan Khusus dan Perujukan Dinas Kesehatan Kota Denpasar Komang Ayu Septarini, saat ditemui disela-sela kegiatan.
Ayu Septarini mengatakan, operasi katarak gratis ini sudah berlangsung sejak Rabu kemarin dengan tahapan pertama pemerikasaan terhadap pasien penderita katarak, kemudian dilanjutkan hari ini dengan pelaksanaan operasi dan kemudian besok akan dilaksanakan pengecekan hasil pasca operasi. “Jika dihari ketiga pasca operasi hasil dari operasi terlihat lebih membaik maka pasien akan melaksanakan pemeriksaan rawat jalan,” ungkap Septarini. Jumlah pasien penderita katarak yang akan di operasi sudah terdaftar positif untuk di operasi sebanyak 26 orang yang merupakan hasil dari pelaksanaan safari kesehatan yang diadakan Pemkot Denpasar ke setiap banjar-banjar yang ada di Denpasar. Jumlah ini bisa bertambah dikarenakan dilaksanakan juga pemerikasaan terhadap orang-orang yang mendiami panti jompo Werdha Wana Sraya. Septarini juga menambahkan adapun dokter yang akan menangani operasi katarak ini Dr. AA Mas Putrawati. “Kami berharap melalui kegiatan-kegiatan seperti ini bisa mewujudkan masyarakat yang sehat,” ujar Septarini.
Sementara itu salah satu seorang penderita katarak yang di operasi hari ini Wayan Lemes mengaku sangat senang dengan adanya operasi katarak gratis yang di adakan oleh Pemerintah Kota Denpasar. “Saya sangat senang dan sangat di bantu dengan adanya operasi katarak secara gratis oleh Pemkot Denpasar,” ungkap Wayan Lemes. Dalam kesempatan ini dia mengharapkan kegiatan kesehatan semacam ini agar terus menerus dilaksanakan, sehingga masyarakat yang kurang mampu merasa sangat terbantu. Mengingat kalau operasi katarak dilaksanakan tanpa adanya bantuan seperti ini, biayanya cukup besar. (Ays./Humas.Dps)