Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Denpasar, Selasa (25/2) pagi membuka segel resmi yang dikirim dari pemerintah pusat berisi nama-nama honorer yang diterima jadi PNS. Setelah diumumkan, selanjutnya akan ditunggu bagaimana respon publik terkait keputusan ini.
"Memang diaturannya tidak ada harus menunggu respon masyrakarat, tapi kami harus menunggu respon publik, setelah itu baru akan dilakukan pemberkasan," kata Kepala BKPP Kota Denpasar, Dewa Nyoman Sudarsana, Selasa kemarin. Pemberkasan ini meliputi kelengkapan syarat administrasi seperti ijazah, surat keterangan dari intansi terkait tempat bekerja honorer bersangkutan hingga klengkapan data diri seperti KTP.
Setelah itu akan diserahkan kepada Badan Nasional Kepegawaian (BKN) Regional X. Setelah dianggap lengkap kata dia maka nantinya akan diterbitkan Nomor Induk Pegawai (NIP). "Tapi untuk kapan NIP keluar itu semua menunggu pemerintah pusat, kami juga belum tahu butuh berapa lama NIP bisa keluar," terangnya. Jika nanti sudah keluar maka akan dilanjutkan dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Walikota Denpasar IB Dharmawijaya Mantra.
Sementara itu Selasa kemarin BKPP melakukan uji publik yang menghadirkan Ombudsman, BPKP serta tim panitia untuk membuka amplop bersegel berisi nama-nama honorer yang diterima sebagai PNS.Segel dibuka Sekda Kota Denpasar AAN. Rai Iswara selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS disaksikan Anggota Ombudsman Mubarok dan Perwakilan BPKP Bali Agus Hardja. Setelah itu nama-nama yang tertera dari dalam amplop yang tersegel ini kemudian dilakukan verifikasi dengan mengecek satu persatu nama dan nomor peserta CPNS. "Jadi kami cocokkan nama yang tertera di website dengan nama-nama yang dikirim dari pusat dihadapan ombudsman, BPKP dan media, ini namanya uji publik," jelasnya.
Satu persatu nama dan nomor peserta yang diterima dibacakan. Dari 250 nama yang diterima ada dua nama yang kurang lengkap dibanding yang tertera di website Kemenpan. Kekurangan ini yakni kurang satu huruf dan kurang empat huruf. Namun hal ini dimaklumi lantaran keterbatasan karakter huruf pada kertas yang hanya terbatas 32 karakter saja. "Setelah ini akan kami umumkan secara serentak dengan langsung ditempel," paparnya
Sementara itu berdasarkan surat dari Kemenpan bernomor B/789/M.PAN/2/2014 tentang Pengumuman kelulusan peserta seleksi CPNS tahun 2013 dari tenaga honorer kategori II, ada 250 honorer yang diterima dari jumlah yang mendaftar sebanyak 580 peserta. Sedangkan sisanya harus menunggu kesempatan berikutnya untuk mengadu nasib lagi menjadi pegawai negara. "Tapi kami belum bisa pastikan kapan ada lagi pembukaan CPNS K2, semua tergantung pusat. Kami di daerah sifatnya hanya administrasi saja, untuk penentu ya tetap pusat," ungkapnya