Sepakat Terorisme Sebagai Bahaya Laten
Danrem 163 Wirasatya Kolonel Inf. Anton Nugroho,MMDS,MA, bersama rombongan, Rabu (8/10) bertatap muka dengan Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra bertempat di kantor Walikota Denpasar. Dalam pertemuan tersebut Danrem 163 Wirasatya Kolonel Inf. Anton Nugroho bersama Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra menyatakan kesepakatan bahwa terorisme sebagai bahaya laten. Seperti yang dikatakan Danrem 163 Anton Nugroho bahwa terorisme merupakan bahaya laten, karena kita menyadari sangat sulit memuaskan dan mensejahterakan semua orang. Orang-orang yang tidak puas jika tidak sadar terhadap hakekat hidup ini tidak menutup kemungkinan melakukan tindakan-tindakan anarkis. Salah satu bentuknya adalah melakukan teror terhadap kemapanan kehidupan ini. Danrem Anton Nugroho juga menyambut baik dan mengapresiasi upaya Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra yang terus menggali dan mengembangkan kearifan lokal, guna dijadikan pondasi pembangunan di Kota Denpasar. salah satunya dengan membentuk Sabha Upadesha yang bersinergi dengan komponen – komponen masyarakat yang ada dibawah, guna menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan Pemerintahan di Kota Denpasar. Menghadapi kemungkinan – kemungkinan negatif yang terjadi akibat dari digelarnya beberapa agenda politik tahun 2014 ini, jajaran Korem 163 siap membantu dan memback up Walikota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Danrem Anton Nugroho juga berbincang bincang masalah kondisi keamanan di Bali pada umumnya dan Denpasar pada khusunya, serta mengucapkan terimakasih kepada Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan jajarannya yang telah bekerjasama dengan baik antara jajaran Korem 163 Wirasatya.
Sementara Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Wakil Walikota I GN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik I Komang Sugiarta, serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B Rahoela menyampaikan bahwa bahaya laten terorisme ini dengan segala manifestasinya akan terus muncul ketika kita tidak mengenal jatidiri kita serta terprovokasi dengan nilai-nilai baru yang tidak sesuai dengan akar budaya kita. Walikota Rai Mantra juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Danrem 163 dan jajaranya, bahwa tahun 2013 dapat dilalui dengan sangat baik berkat kerjasama dan komunikasi yang baik. Di tahun 2014 ini Walikota sepakat bahwa tahun ini sebagai tahun yang perlu mendapatkan perhatian, karena berbagai agenda politik akan diselenggarakan. Keamanan dan kenyamanan di Kota Denpasar yang merupakan barometer bagi Bali, sedikit saja terjadi gangguan keamanan maka akan menjadi konsumsi Nasional dan Internasional. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap citra pariwisata di Indonesia yang sekaligus berpengaruh terhadap perekonomian kita. Untuk itulah semua komponen masyarakat harus mewaspadai dan tidak lengah terhadap potensi-potensi gangguan keamanan yang muncul dan bersama-sama mencegah, menahan diri, agar tidak menjadi insiden yang berdampak pada gangguan keamanan. Masyarakat Denpasar akan selalu menggandeng aparat TNI dan Polri dalam melaksanakan tugas-tugas kepemerintahan dan sosial kemasyarakatan. (Pur/humasdps)