Menu

Dari Kunjungan KPA Kota Cilegon

  • Jumat, 16 Mei 2014
  • 1186x Dilihat

Wakil Walikota Cilegon Puji Layanan KPA dan LSM Di Denpasar

Denpasar, Komisi Penanggulangan  AIDS (KPA) Kota Cilegon Provinsi Banten melakukan Studi Banding ke Denpasar dalam rangka Penanggulangan HIV dan AIDS, rombongan yang dipimpin oleh Wakil Walikota Cilegon, H. Edi Ariadi di dampingi Ny. Lili Ariadi, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Dr. Ariadna diterima langsung oleh Wakil Walikota Denpasar I.G.N. Jaya Negara yang juga sebagai Ketua KPA Kota Denpasar, Jumat (16/5) di Puskesmas II Denpasar Barat Jalan Gunung Soputan Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Cilegon H. Edi Ariadi memuji layanan dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang ada  di Denpasar. Keterlibatan LSM maupun Yayasan  dalam penanganan HIV dan AIDS di Denpasar perlu ditiru oleh Kota Cilegon, karena kegiatannya sudah terorganisasi. Selain itu, Edi Ariadi mengatakan, bahwa di Kota Cilegon untuk mencari LSM maupun Yayasan untuk penanggulangan HIV dan AIDS sangat sulit, dibandingkan dengan di Denpasar. “Kedepannya, dari kunjungan kami ke Denpasar akan  menjadi pelajaran buat kita untuk lebih bisa berbuat maksimal, selain itu kita akan segera membentuk LSM maupun Yayasan yang sama seperti di Denpasar. Walaupun di Distrik Cilegon sudah ada beberapa LSM yang mau menangani masalah HIV dan AIDS, namun elektabilitasnya belum terlihat,” kata Edi Ariadi. Selebihnya Edi Ariadi mengatakan, kalau permasalahan  Puskesmas di Cilegon lebih banyak terkendala dengan para ibu hamil, karena ibu-ibu hamil tersebut malas ataupun malu untuk malakukan konseling (tukar pendapat) di Puskesmas terdekat.

Wakil Walikota Denpasar I.G.N. Jaya Negara didampingi Kepala Dinas Kesehatan Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini dalam kesempatan tersebut mengatakan, secara umum kalau berbicara masalah KPA pihaknya sedikit minder, karena dari kasus yang ada di Bali 40 persennya  ada di Kota Denpasar. Namun apapun terlepas dengan itu, pihaknya beserta jajaran akan berbuat semaksimal mungkin. Banyaknya kasus HIV di Denpasar, mungkin salah satunya dari keberhasilan  konseling yang dilaksanakan oleh jajarannya yang bisa mengungkap kasus seperti itu. Terkait dengan tugas-tugas di KPA Kota Denpasar, mungkin sama dengan KPA Cilegon melaksanakan lintas sektoral serta melibatkan LSM, dan penjangkauan populasi kunci. Disamping itu program manajemen kondom, penyiapan layanan IMS, serta melakukan konseling ibu hamil, serta HIV testing pada ibu hamil. Dalam penanggulangan HIV/AIDS kepada generasi muda dengan membentuk Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN), dan Kader Desa Peduli AIDS dan Narkoba (KDPAN). Beberapa pelayanan konseling dan pemeriksaaan HIV di Kota Denpasar juga telah disiapkan dimasing-masing Pukesmas dengan membentuk klinik VCT. Selebihnya Jaya Negara mengatakan, penanggulangan HIV /AIDS di Kota Denpasar juga dilakukan melalui promosi, pencegahan, konseling dan tes sukarela rahasia, pengobatan, serta perawatan.  “Melalui pertemuan ini kami harapkan adanya masukan untuk meningkatkan upaya-upaya dalam menanggulangi HIV/AIDS di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara. (Ngurah HUMAS Dps).