Lestarikan 'Endek", Ny. Selly Menari Tenun Masal
Berbagai upaya dilakukan Tim Penggerak PKK Kota Denpasar yang di pimpin Ny. IA Selly D. Mantra dalam mendukung program-program Pemerintah Kota Denpasar. Salah satunya dengan menarikan langsung tarian "Tenun" bersama-sama isteri-isteri camat dan kepala desa/lurah se-Kota Denpasar, saat malam apresiasi dan budaya peringatan HUT ke-226 Kota Denpasar di Gedung Terbuka Ardha Candra Denpasar, Kamis malam (27/2). Tentu saja penampilan Ketua Tim Penggerak PKK Ny. IA Selly. D. Mantra dengan isteri-isteri dari Camat serta Kepala desa/lurah dalam menarikan tarian Tenun masal secara dinamis tersebut mendapat sambutan sangat meriah dari para penonton yang hadir termasuk Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, yang didampingi Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, serta Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Sambutan meriah tersebut juga tampak dari para Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar beserta anggota, Kepala BPK RI Perwakilan Bali Arman Sif beserta para tamu undangan lainnya.
Ditemui usai penampilannya Ny. Selly mengatakan ini merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat Kota Denpasar lebih cinta dan melestarikan "endek". "Kami telah melakukan berabagai cara untuk mengajak masyarakat cinta dan menggunakan endek mulai dari sosialisasi, membuat duta endek hingga melalui seni seperti tarian Tenun ini," ujar Ny. Selly. Lebih lanjut Ny. Selly menambahkan kedepannya generasi muda tidak perlu malu lagi untuk menggunakan "endek" mengingat modenya tidak kalah dengan pakaian lain. Tarian Tenun yang dibawakan untuk mendukung program Pemerintah Kota Denpasar pelestarian tenun ikat "endek" serta mensosialisasikan melalui budaya. Menurut Ny. Selly tarian ini menggambarkan seorang perempuan Bali sendang menenun benang menjadi kain endek yang cantik. Selain mempromosikan kain "endek" melalui tarian tersebut Ny. Selly mengaku telah melakukan berabagai upaya untuk melestarikan kain endek yang merupakan warisan budaya salah satunya membentuk duta endek yang diikuti para generasi muda. "Kami harapkan duta-duta endek ini akan mensosialisasikan kain endek ini pada kalangan mereka dan mengajak untuk menggunakan endek," harap Ny. Selly.
Disamping itu dengan melibatkan para generasi muda dalam pelestarian "endek" Ny. Selly mengharapkan dapat membangkit jiwa interpreneurship (jiwa kewirausahaan) mereka. Mengingat setiap akhir tahun mereka diberikan kesempatan untuk menampilkan hasil karyanya baik melalui fesion show maupun melalui pameran pada ajang Denpasar Festival. "Kita terus berupaya mengenalkan kain tenun endek pada generasi muda, sehingga keberadaan endek terus lestari," harap Ny. Selly sembari menambahkan terlebih lagi yang membuat endek sekarang masih para orang tua. Kedepannya Ny. Selly mengharapkan generasi muda bukan hanya melestarikan dalam bentuk pakaian namun juga bisa menenun.(Gst_Humas)