Menu

Dari Raker RPJMD Denpasar 2010-2015

  • Kamis, 23 Januari 2014
  • 1989x Dilihat

Belajar dari Kasus, SKPD Diminta Lakukan  Sinergitas Program

Rapat kerja (Raker) evaluasi tiga tahunan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Denpasar Tahun 2010-2015 dengan mengambil tema “Bersama Masyarakat Menata Pembangunan” diikuti seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Denpasar. Raker berlangsung selama tiga hari dari 22-24 Januari bertempat di Pancasari, Kabupaten Buleleng, semua SKPD di Kota Denpasar dikumpulkan untuk membahas program pembangunan tahun 2014 dan evluasi capaian RPJMD Kota Denpasar. Raker yang  melibatkan narasumber dari kelompok ahli pembanguan Kota Denpasar, dan Staf Ahli Kota Denpasar  dihadiri langsung Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikota I GN Jaya Negara, dan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara.

“Raker yang mengetengahkan tema bersama masyarakat menata pembanguanan sangat baik sekali sebagai evaluasi serta mencari kasus dimasing-masing SKPD dengan melakukan koordinasi dan komunikasi,” ujar Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra. Lebih lanjut dikatakan RPJMD sebagai roh dalam menjalankan pemerintahan yang mencakup ukuran kinerja. Seperti pada pencapaian lima misi Kota Denpasar diantaranya penguatan jati diri masyarakat Kota Denpasar berdasarkan budaya Bali, memberdayakan masyarakat berlandasan kearifan lokal melalui budaya kreatif, dan mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance) melalui penegakan supermasi hukum (low enforcement). Hal ini harus terus dibahas dengan mencari kasus terkait dengan beberapa hambatan dalam pelaksanaanya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing SKPD. Dalam penanganan suatu kasus ini juga harus dilakukan dengan holistik yakni koordinasi dan komunikasi. “Dalam Raker ini kita dapat mencari kasus atau permasalahan dan belajar dari kasus yang muncul dalam rangka pencapain RPJMD yang nantinya dapat menjadi suatu rumusan,” ujar Rai Mantra. Rai Mantra mencontohkan  permasalahan lalulintas di Kota Denpasar yang dilakukan pembahasan oleh Dinas Perhubungan Kota Denpasar yang telah melakukan perangkuman pemecahan permasalahan dibeberapa titik kepadatan lalulintas. Hal ini tidak dapat tuntas dilakukan sendiri, numun diperlukan pemecahan masalah secara holistik dari SKPD lain. Rai Mantra juga mengharapkan kepada SKPD Pemkot Denpasar harus melihat permasalahn yang telah terjadi pada tahun 2013, sehingga dapat dilakukan pembahasan dalam raker tahun ini, dengan melakukan penyelesaian-penyelesaian program. Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra juga menyampaikan sebelum membicarakan masalah program yang nantinya dibuat diharapkan dapat membahas kasus terlebih dahulu. Disamping itu pertemuan ini juga melakukan pembahasan apa yang menjadi kelemahan dalam RPJMD yang disinergikan dengan beberapa program kegiatan, serta melakukan evaluasi pencapaian-pencapain sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD terkait. Dalam Raker ini natinya dapat memunculkan ide dan perumusan permasalahan dengan projek struktur untuk pemecahan permasalahan dalam menjalankan suatu program. “Bangun partisipasi masyarakat, dengan membantu pendanaan kegiatan dimasyarakat, serta pembahasan kasus yang telah terjadi sehingga nantinya dapat mencari jalan keluar dalam pelaksanaan program dimasing-masing SKPD terkait,” ujar Rai Mantra.

Sementara Plt. Kepala Bagian Program Pembangunan Kota Denpasar Nyoman Jimmy Sidharta mengatakan raker kali ini untuk melakukan evaluasi atas capaian kinerja program dan kegiatan yang telah disepakati dalam RPJMD tahun 2010-2015 oleh SKPD. Disamping itu juga melakukan pemantapan, melakukan koordinasi dan mensinkronisasi seluruh rencana, program dan kegiatan di tahun 2014-2015, dengan melibatkan narasumber dari Kelompok Ahli Pembangunan Kota Denpasar, dan Staf Ahli Kota Denpasar. (Pur/humasdps)