Menu

Dewan Setujui APBD Perubahan

  • Rabu, 23 Juli 2014
  • 1158x Dilihat

Pendapatan Meningkat 222,9 M

Rapat paripurna Ke – 7 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar, Rabu (23/7) yang mengagendakan Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Denpasar tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2014 dan dua Ranperda penyertaan modal daerah pada Perusahaan Daerah Pasar dan Perusahaan Daerah Parkir disetujui seluruh Dewan. Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar dibuka secara resmi Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar A.A Ngurah Agung Wira Bima Wikrama bersama I Wayan Mariyana Wandhira yang dihadiri Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikota I GN Jaya Negara, Sekda Kota DenpasarA.AN Rai Iswara dan segenap Pimpinan SKPD Pemkot Denpasar. 

Pemandangan Umum Fraksi diawali Fraksi Gabungan lewat juru bicaranya Ricky Teguhutama Argawa yang mengapresiasi bahwa kinerja Pemkot Denpasar sudah banyak yang dicapai berdasarkan Rencanan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan diharapkan waktu yang tersisa ini Pemkot Denpasar dapat terus memaksimalkan kinerjanya guna menuntaskan RPJMD 2010-2015. Pendapat fraksi dilanjutkan Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan I Ketut Suteja Kumara yang menyatakan perubahan anggaran Tahun 2014 direncanakan sebesar Rp. 1,69 Triliun lebih dari Rp. 1,46 triliun lebih. Dibandingkan dengan dana perimbangan masih lebih besar dari Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan lainnya yang sah yaitu dana perimbangan sebesar 715,24 Milyar lebih, sedangkan PAD 490,80 Milyar lebih. Sehingga diperlukan upaya terobosan terobosan untuk meningkatkan PAD yang tetap memperhatikan kemampuan dan kepentingan rakyat Denpasar.

Dilanjutkan dengan pemandangan umum dari Fraksi Demokrat dengan Juru bicara I Wayan Bundra yang mengatakan kenaikan belanja pegawai sebesar Rp. 212 milyar lebih dari Rp. 626 milyar lebih di APBD Induk, menjadi Rp. 839 milyar lebih pada APBD perubahan atau naik sebesar Rp. 203 milyar lebih. Hal ini dianggarkan untuk pembayaran tunjangan profesi guru serta menjadi kabar gembira bagi para guru. Pemandangan fraksi keempat disampaikan Fraksi Partai Golkar yang dibacakan I Putu Oka Mahendara yang menyatakan Fraksi Golkar menyambut gembira ditetapkannya pendapatan daerah Tahun Anggaran 2014 setelah perubahan dirancang sebesar Rp. 1,6 triliun lebih meningkat Rp. 222,9 milyar lebih dibandingkan anggaran induk yang hanya Rp. 1,4 Triliun lebih. Pendapat Fraksi diakhiri Fraksi Indonesia Raya yang disampaikan I Nyoman Tamayasa mengatakan yang menarik pada anggaran perubahan Tahun 2014 belanja pegawai dirancang menurun sebesar Rp. 15,6  milyar lebih dari anggaran induk sebesar Rp. 18,6 milyar lebih. Dalam Sidang Paripurna tersebut seluruh Fraksi optimis bahwa RPJMD akan tercapai sesuai dengan harapan kita berkat kerjasama antara eksekutif dan legislatif serta berkat dukungan masyarakat Kota Denpasar.

Sementara Walikota Rai Mantra mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota Dewan  atas kesungguhan dan kerjasamanya sehingga tiga Ranperda ini dapat ditetapkan menjadi peraturan daerah. Kerjasama ini dapat terus dipertahankan dengan didukung koordinasi diharapkan dapat terwujud suasana yang kondusif dalam rangka mewujudkan komitmen pelayanan kepada masyarakat. terobosan yang bersifat kreati dan inofatif terus dilakukan untuk menjawab dinamika perkembangan yang terjadi dimasyarakat tersebut. Beberapa usulan dan saran yang disampaikan Dewan pada sidang kali ini untuk dapat dikaji dan ditindalanjuti sesuai urgensi dan manfaatnya oleh jajaran SKPD Pemkot Denpasar, karena hal ini akan dijadikan bahan acuan dalam menyusun program kerja berikutnya. (pur/humasdps)