Menu

Festival Denpasar Tempo Doeloe

  • Rabu, 22 Januari 2014
  • 1414x Dilihat

Diikuti 389 Komunitas Sepeda Tua Se-Indonesia

Denpasar, Denpasar tak pernah sepi aktivitas yang bernuansa  kreatif. Setelah menggelar Denpasar Festival kini sebuah Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Bali akan Denpasar Tempo Doeloe adalah sebuah event yang ditujukan bagi para penghobi sepeda tua dalam meningkatkan, solidaritas, kepedulian dan  keinginan dalam melestarikan budaya bersepeda tanpa membedakan strata status sosial. Dalam Festival tersebut KOSTI Bali juga akan melaksanakan kongres pemilihan ketua baru serta kepengurusan baru. Demikian diungkapkan pembina KOSTI Bali Endra Datta yang juga Ketua Harian Samas Denpasar yang didampingi I Made Otel Sugiarta saat melaksanakan audiensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (22/1) di kediaman Walikota Denpasar.

Lebih lanjut Endra Datta mengatakan kegiatan ini dilaksanakan juga serangkaian menyambut HUT Kota Denpasar yang ke- 226, serta mempererat tali silaturahmi di antara para onthelis se- Indonesia. Kegiatan ini akan dilaksanakan  pada tanggal 8-9 Februari mendatang yang bertempat di Area Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung ( Puputan Badung). Pada kegiatan Denpasar Tempoe Doeloe ini akan mendatangkan komunitas-komunitas sepeda tua di Indonesia yang terdiri dari kurang lebih 389 komunitas, pada kegiatan ini juga akan ada klithikan (pasar rakyat) dan bursa onderdil sepeda tua dan aksesorisnya baik itu bekas maupun NOS (New Old Stock). Pada kegiatan ini juga akan ada pemberian penghargaan kepada individu/klub/komunitas yang berprestasi atau memberikan kontribusi  dalam acara Kongres KOSTI ini, adapun kategorinya meliputi pertama internal onthelis yakni onthelis termuda, onthelis tertua, onthelis terjauh, onthelis terbanyak (komunitas), dan onthelis gowes terjauh. Kedua eksternal onthelis yakni penghargaan kemitraan untuk komunitas yang diundang seperti pemerintah, swasta, dan sponsor. “Kegiatan di Bali ini sangat ditunggu-tunggu karena merupakan daerah pariwisata, malah ada yang gowes langsung dari Jakarta, Jogja, Lampung, menuju Bali dengan mempergunakan sepeda tua, acara ini juga akan datang peserta dari negara Belanda dan Malaysia” kata Edra Datta. Selebihnya Edra Datta mengungkapkan pada tahun 2018 Bali akan ditunjuk sebagai tuan rumah internasional untuk penyelenggaraan Kongres Sepeda Tua, semoga event ini mendapat banyak dukungan dari masyarakat luas tandasnya.

Sementara hal senada diungkapkan oleh Sekretaris KOSTI Bali Kuning Darmawan, semoga kegiatan Denpasar Tempoe Doeloe yang banyak dihiasi sepeda tua ini dapat mengingatkan akan memoriam sepeda tua  yang tentunya kegiatan bersepeda di Denpasar agar lebih ramai dan di giatkan dalam artian mengatasi global warming serta yang terpenting bisa menyehatkan masyarakat Denpasar. Selain itu kegiatan ini nantinya akan ada pesta rakyat yang berisikan hiburan-hiburan jaman dulu dengan memberikan kesan dan membawa pengunjung menikmati berbagai kesenian dan budaya Bali.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Gede Astika menyambut baik kegiatan ini, dimana tentunya masyarakat sangat rindu akan sepeda tua yang dahulu pernah jaya dieranya. Disamping itu juga kegiatan yang bersifat  positif  harus didorong selain untuk mendukung program go green, karena di samping bertujuan untuk kepentingan olahraga itu sendiri juga untuk mengkampanyekan pemakaian sepeda sebagai alat transportasi yang ramah lingkungan,'' pungkasnya. (Ngurah HUMAS  Dps).