Denpasar-Untuk membantu mensinergikan program Pemerintah dalam menekan angka pengangguran di Denpasar pada khususnya dan Bali umumnya, serta membantu calon tenaga kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensinya secara efektif dan efisien, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar menggelar bursa kesempatan kerja (Job Fair ) selama dua hari dari tanggal 6-7 Juni. Acara ini dibuka secara resmi oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar Erwin Suryadarma, dan Perwakilan Tenaga Kerja dan Tranmigrasi RI, Liliek Setyarini, MM. dan Hadir juga Ketua Komisi D DPRD Kota Denpasar Wayan Sugiarta dan SKPD terkait Jumat (6/6) di halaman pakir Lapangan Taman Kota Lumintang Denpasar.
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena, SE. M.Si mengatakan, peserta yang mendaftar kegiatan Job Fair sebanyak 90 perusahaan. Namun karena terbatasnya tempat, perusahaan yang ikut sebanyak 60 peserta. “Ini artinya animo dan respon dari perusahaan terhadap kegiatan Job Fair ini sangat positif,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan, dari 60 perusahaan tersebut telah menyiapkan ribuan lowongan pekerjaan, seperti perbankan, kasir, tenaga IT, marketing, kapal, pesiar, restoran, suvervisor, administrasi, asisten, apoteker, acounting, photographer, desain, dan lain-lain. “Bagi perusahaan-perusahan yang mengikuti Job Fair saya ucapkan terima kasih dan juga tidak kalah pentingnya kami tunjukan kepada ibu Liliek Setyarini. MM yang mewakili Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI karena telah membatu memberikan dana untuk kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, kegiatan Job Fair ini memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat khususnya bagi pencari kerja. Dengan demikian perusahaan harus membuka informasi didalam mencari kebutuhan tenaga kerja. “Dengan ini kita dapat mengetahui jumlah angka pencari kerja dan angka yang dibutuhkan bisa seimbang, sehingga dapat menekan angka pengangguran,” ungkapnya.
Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, untuk kemudian hari kegiatan Job Fair ini akan dikembangkan agar bisa diketahui peluang apa saja yang bisa diketahui oleh masyarakat. Bukan hanya mencari peluang kerja, tapi dapat membentuk jiwa kewirausaha mereka harus berani terbentuk. “Saya rasa ini hanya masalah karakter saja dan kedua-duanya memberikan kesempatan, namun untuk kelangsungan hidupnya tergantung kreativitasnya, oleh karena itu maiset masyarakat harus dirubah,” ungkapnya.
Dengan demikian, suatu hari mereka tidak mencari kerja tapi akan bisa membuka lowongan pekerjaan untuk orang lain. Job Fair ini sangat bermanfaat sekali dalam memberikan informasi, karena masyarakat setiap tahun banyak yang tamat sekolah dan mencari pekerjaan, sehingga mereka sangat dibutuhkan . “Untuk itu informasi harus kita buka, kalau Job Fair ini baru sekitar Denpasar dan Bali, namun di dalam Web Pemerintah Kota Denpasar lowongan pekerjaan ini bisa diketahui di seluruh Indonesia. Maka dari itu informasi ini yang paling penting, karena usaha itu tidak harus yang besar, kecil juga bisa,” ujar Rai Mantra
Sedangkan Dewan Perwakilan Rakyat Kota Denpasar Komisi D Wayan Sugiarta sangat mengapresiasi kegiatan ini, apa yang telah dilakukan pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial dan Tenaga Keja Kota Denpasar merupakan langkah yang baik. Dengan demikian masyarakat Kota Denpasar dapat informasi mengenai lowongan pekerjaan. ‘Selain Job Fair kami inginkan lebih banyak mengadakan pelatihan tenaga kerja,” katanya. (ayu/humas)