Adanya tingkat kehilangan atau kebocoran air yang mencapai 22-30 persen, PDAM Denpasar terus melakukan berbagai upaya perbaikan sehingga pelayanan akan kebutuhan air bersih semakin baik. Salah satu usaha yang dilakukan adalah melakukan MOU atau kerjasama dengan Ranhill Utilities Sdn Bhd Malaysia, yang merupakan badan usaha pengelolaan air bersih milik negara Malaysia beberapa waktu lalu di Kualalumpur Convention Center. Direktur PDAM Kota Denpasar Putu Gede Mahaputra yang ditemui di Denpasar, Minggu (23/3) mengatakan kerjasama ini merupakan tindak lanjut rekomendasi dari Waterlinks yang berfokus pada bidang penurunan Non-Revenue Water atau penurunan tingkat kehilangan air yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti jaringan perpipaan atau adanya kebocoran. Penandatangan MOU ini dilakukan antara Direktur PDAM Kota Denpasar Putu Gede Mahaputra dengan Direktur Ranhill Utilities Ahmad Zahdijamil dan disaksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Air Malaysia Datuk Sri Panglima Dr. Maximus Johnity Ongkili serta Ketua Perpamsi Indonesia Rudie Kusmayadi.
Direktur PDAM Putu Gde Mahaputra mengatakan MOU ini akan ditindak lanjuti dengan program kemiteraan pengelola penyediaan air dan nantinya PDAM Denpasar dapat meningkatkan capacity building dalam upaya penurunan kehilangan air di PDAM Kota Denpasar. Untuk tahap awal program kerjasama dalam penurunan kehilangan air akan dilakukan di Kelurahan Serangan sebagi pilot proyek. “Dengan tingkat kehilangan air saat ini yang mencapai 22 persen, kami berharap kerjasama ini dapat meminimalisir kehilangan air sehingga pelayanan kepada masyarakatdapat lebih meningkat,” kata Mahaputra. Dikatakan saat ini PDAM Kota Denpasar melayani lebih dari 73 ribu pelanggan atau sekitar 43 persen dari sekitar 850 ribu penduduk Kota Denpasar. “Pesatnya pertumbuhan Kota Denpasar mengakibatkan meningkatnya kebutuhan akan air bersih, sementara itu ketersediaan air baku terbatas, sehingga diperlukan berbagai upaya perbaikan untuk menjaga ketersediaan layanan,” katanya.
Lebih Lanjut Mahaputra yang didampingi Kabag Litbang dan Perencanaan Putu Yasa mengatakan tahun 2014 ini PDAM Denpasar akan mendapatkan tambahan suplai air sebesar 150 liter per detik dari Serbagitaku IPA Petanu untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih masyarakat Kota Denpasar. Mengingat akan adanya tambahan suplai ini tambah Mahaputra, PDAM Denpasar memprioritaskan perbaikan pengelolaan distribusi suplai air yang meliputi penurunan air tak berekening (NRW), penyediaan air yang kontinu dan manajemen tekanan air secara keseluruhan. "Kami berharap dengan adanya kerjasama ini pelayanan PDAM Kota Denpasar khususnya dalam penyediaan air bersih bagi pelanggan akan semakin baik," pungkasnya.(dewa humas)