Lima Fraksi Menyetujui RAPBD 2009 Sektor Pendidikan Paling besar 35,61 %
Denpasar- Lima Fraksi yang terdiri dari Fraksi Golkar,PDIP,Demokrat,Gabungan dan
Fraksi Amanat Bangkit Sejahtera dalam pandangan umumnya menerima dan menyetujui
Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota
Denpasar tahun 2009 untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sesuai
prosedur mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku .Hal tersebut
terungkap pada sidang paripurna ke 12 masa persidangan III tahun 2008 di ruang
sidang DPRD senin ( 1/12 ) kemarin. Sidang dipimpin Wakil Ketua Ketut
Suwandi dihadiri Ketua Ketut Sukita dan Wakil Ketua Wiranata. Disamping diterimanya
Ranperda tentang APBD 2009 juga Semua fraksi menyetujui 5 Perda lainnya
diantaranya Ranperda tentang organisasi dan tatakerja sekretariat daerah ,Ranperda
Organisasi dan tatakerja lembaga teknis,organisasi dan tatakerja kecamatan dan
kelurahan ,organisasi dan tatakerja Dinas .
Dalam rancangan APBD 2009 Pemkot Denpasar tetap berkomitmen untuk memberikan
perhatian lebih terhadap masalah pendidikan ,hal tersebut dapat dibuktikan dengan
dianggarkan sektor pendidikan mendapat plafon yang paling besar dari pada yang lain
yaitu sebesar 35 ,61 % dari total APBD sebesar Rp.676,53 M kemudian disusul
kesehatan sebesar 12,63 % dan yang ketika DKP sebesar 6,11 % .
Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umumnya yang dibacakan IB.Kompyang Wiranata,SE
dalam mengajukan DAK untuk tahun berikutnya agar lebih difokuskan untuk pembangunan
infrastruktur ,pendukung pariwisata,sarana kesehatan dan juga pembangunan kantor
pemerintah khususnya kantor Pemkot yang masih kontrak.Disamping itu Fraksi PDIP
mendukung program bedah rumah namun dalam implementasinya harus tepat sasaran dengan
kreteria bantuan yang jelas.Sementara itu Fraksi Golkar dalam pandangan umumnya
dibacakan A.A Ayu Rai Sunastri.S.Sos,Msi meminta kepada Pemerintah agar agar
anggaran pendidikan yang cukup tinggi tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan
bantuan pusat,dan kesejahtraan guru agar diperhatikan sehingga guru bisa mengajar
disekolah dengan maksimal dan tidak memaksa siswa ikut les di rumah guru yang
berorientasi bisnis semata.Fraksi Demokrat melalui juru bicaranya I Nyoman
Sukadana.SH meminta agar dalam mengantisipasi krisis keuangan global membuat
program-program terobosan dan kegiatan penghematan yang efektif ,efisien dan
memiliki produktivitas tinggi.Fraksi Amanat bangkit Sejahtera dengan jurubicaranya
M.Ahmadi,SH mengajak kepada semua komponen masyarakat untuk menjaga agar situasi
dan kondisi Denpasar tetap aman dan damai sehingga proses pemilu berjalan dengan
baik dan untuk mengatasi banjir agar segera direalisasikan pembuatan drainase
disepanjang jalan tunjungsari padangsambian.Sementara itu Fraksi Gabungan dengan
jurubicara Oktan Hidayat.SKH mengingatkan agar mutasi nanti menerapkan prinsip
profesionalisme dan menghindari kolusi serta menempatkan orang yang betul-betul
memiliki kapasitas ,kapabilitas ,kredibilitas pada jabatan tersebut. Dan disamping
itu dalam penggunaan anggaran menerapkan prinsip anggaran berbasis kinerja.
Sementara itu Walikota Denpasar IB.Rai Dharma Wijaya Mantra didampingi Wakilnya IGN
Jayanegara dalam sambutannya merespon positif semua masukan,usul,saran maupun
komentar yang disampaikan semua fraksi dan berjanji akan mengkaji dan menindak
lanjuti sesuai dengan urgensinya dan manfaatnya†Saya minta kepada semua SKPD
terkait lebih proaktif menindak lanjuti dengan meningkatkan komunikasi dan
konsultasi kepada dewan.( Erwin Suryadarma )