Menu

LOMBA MERANGKAI BUNGA DAN GEBOGAN

  • Senin, 16 Desember 2013
  • 5498x Dilihat

Ajang Padukan Kreativitas Dengan Produk Lokal

Pemerintah Kota Denpasar terus terus meberikan ruang pada masyarakat untuk mengembangkan berbagai kretivitas dengan menyediakan wadah untuk kegiatan tersebut. Salah satunya dengan melaksanakan lomba merangkai bungan dan membuat gebogan dengen memadukan produk lokal baik bunga maupun buah yang dipakai barasal dari Bali. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra yang didampingi Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara saat menyaksikan lomba merangkai bungan dan gebogan, Sabtu, (14/12) di Taman Kota. Lomba tersebut juga dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang didampingi Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Gede Ambara Putra dan  Plt. Camat Denpasar Utara, Nyoman Lodra.

Lebih lanjut Ny. Selly menambahkan kegiatan ini sangat positif sekali selain untuk membangkitkan kreativitas juga setidak dapat membatu ekonomi keluarga. “Kita mengetahui hampir setiap kegiatan atau upacara di banjar ada rangkaian bunga. Bila kader-kader PKK desa/lurah dapat merangkai bunga tentu akan sangat membantu sekali,” ujar Ny. Selly. Sebelum diselenggarakan lomba untuk kader PKK desa/lurah diawali dengan memberikan pelatihan cara merangkai bunga dengan memanfaatkan bunga-bunga lokal yang ada disekitar rumah. Dengan demikian selain biaya yang digunakan sangat murah juga dapat memanfaatkan produk lokal. Demikian jug untuk membuat gebogan yang melibatkan anak-anak SMA/SMK se-Kota Denpasar. Hal ini untuk menanamkan jiwa kreativitas sejak bangku sekolah dengan memadukan produk lokal.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Gede Ambara Putra mengatakan kegiatan ini merupakan pertama kalinya dan sangat digemari masyarakat. Hal ini dapat dilihat tingginya animo masyarakat yang mengunjungi kegiatan ini. Disamping melaksanakan lomba merangkai bunga dan gebokan juga dilaksanakan pamaran pertanian untuk daerah perkotaan. Dengan memanfaatkan lahan sempit dapat melaksanakan pertanian secara baik bahkan sehat untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Dengan adanya pamaran pertanian urban farming Kami harapkan dapat menginspirasi masyarakat di Kota Denpasar untuk mengembangkannya,” harap Gede Ambara.

Kabid Pembinaan dan Pemasaran Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kt. Ayu Dewi Anggreni Cahyani menambahkan lomba merangkai bunga dengan memanfaatkan bunga lokan dibagi dua yaitu tingkat pemula yang diikuti 50 orang dan tingkat profesional sebanyak 30 orang.  Untuk peserta lomba ini tidak hanya dari Kota Denpasar malinkan berasal dari kabupaten lain seperi kabutapen Buleleng, Tabanan, Badung dan Gianyar. “Untuk tim jurai ini kami sengaja mendatangkan juri profesional dari Jakarta yang sudah sering menghias pada acara-acara dunia seperti APEC kemarin,” ujar Ayu Dewi. Dengan mendatangkan juri profesional tersebut diaharapkan dapat memberikan penilaian yang seobyektif mungkin.

Salah seorang juri Okky Rantaw mgentakan para peserta yang mengikuti lomba ini sudah layak mengikuti lomba ke tingkat nasional. “Ini merupakan ide kreatif Pemkot Denpasar untuk memadukan produk lokal dengan kreativitas,” ujarnya. Bahkan Ia mengharapkan kegiatan ini rutin dilaksanakan untuk memotivasi kreativitas masyarakat lain.(Gst_Humas)