Rai Mantra Kukuhkan KUB “Bintang Laut” Kota Denpasar
Keberadaan kelompok nelayan saat ini yang telah masuk Sabha Upadesa diharapkan mampu memaksimalkan potensinya. Salah satunya mereka mampu mentransformasi diri dari nelayan kearah pariwisata. Demikian disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar A.A.Gede Bayu Brahmasta saat meresmikan Forum Koordinasi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar, Jumat (12/9) di Pantai Mertasari Sanur Kecamatan Denpasar Selatan.
Rai Mantra dalam kesempatan tersebut menyambut baik terbentuknya KUB ini, menurutnya kelompok nelayan ini sudah masuk kedalam Sabha Upa Desa yang dibentuk oleh Desa Adat dan Desa Dinas di Denpasar. Dengan terbentuknya KUB ini diharapkan segala sesuatu kegiatan bisa terakomodir dan para nelayan tidak termarjinalkan, sehingga potensi yang ada bisa dimaksimalkan oleh nelayan itu, apakah mereka mau bertransformasi mungkin dari nelayan ke bidang pariwisata. “Dengan adanya kelompok seperti ini, diharapkan bisa untuk di fasilitasi secara baik yang menyangkut masalah keamanan dan perbantuan kepada mereka. Dimana pada intinya komunitas-komunitas seperti ini harus difasilitasi oleh Pemerintah melalui kelompok-kelompok,” kata Rai Mantra. Disinggung tentang potensi nelayan yang ada di Denpasar, Rai Mantra mengatakan, dengan adanya 17 KUB saat ini di Denpasar, berarti potensi masih ada, cuman potensi itu bisa bertransformasi sesuai dengan kondisi saat ini seperti sektor pariwisata dan lain-lainnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar A.A.Gede Bayu Brahmasta, bahwa nelayan sudah masuk kedalam Sabha Upa Desa. Sejatinya nelayan itu sudah ada sejak jaman nenek moyang kita dahulu, nelayan akan tetap ada bila habitat laut tetap terjaga dengan baik. Dengan terbentuknya KUB ini diharapkan terciptanya habitat ikan dengan baik sehingga mata pencaharian nelayan tetap ada yakni perikanan yang berkelanjutan. Tidak hanya itu saja, nelayan merupakan orang terdepan di bagian pesisir yang paham akan seluk beluk laut dalam artian mampu menjaga habitat laut itu sendiri. Melihat potensi habitat ikan di laut dari Sanur hingga Serangan, Gung Bayu mengatakan dari dahulu alam sudah menciptakan dengan baik, berupa terumbu karang, padang lamun, bakau yang merupakan habitatnya ikan. Namun jika salah satunya tidak diganggu, maka ikan akan tetap berkembang biak dengan baik.
Ketua Forum Koordinasi KUB Perikanan Tangkap Krama Bendega Bintang Laut Kota Denpasar, I Made Ada ditemui usai acara mengatakan, sejak terbentuknya KUB ini kegitan nelayan lebih terorganisir dan lebih aktif dalam penyerapan informasi dan pengembangan teknologi yang ada. Selain itu, KUB ini berkomitmen untuk turut menjaga kebersihan pesisir kehidupan dibawah laut, serta melaksanakan pelatihan teknik menangkap ikan, penanganan mesin dan keselamatan kerja nelayan. (Ngurah HUMAS Dps)