Menu

Pantai Matahari Terbit dan Pasar Intaran Sanur di Evaluasi Tim Evaluasi Desa Kelurahan Tangguh dan Aman Covid 19 Kota Denpasar

  • Rabu, 28 Juli 2021
  • 134x Dilihat

Denpasar- Tim Evaluasi

Desa Kelurahan Tangguh dan Aman Covid 19 bersama  Bidang Perubahan Prilaku Masyarakat Satgas Kota Denpasar secara berkelanjutan melakukan evaluasi ke tempat tempat yang  berpotensi terjadi  kerumunan yang ada di Desa/Kelurahan  yang ada di Kota Denpasar. Kegiatan  ini dilakukan dalam upaya mengurangi angka penularan covid 19, serta untuk mengetahui efektifitas Satgas Desa dalam menangani covid 19.

 

 Kadis DPMD Kota Denpasar sekaligus Koodinator Bidang Perubahan Prilaku Masyarakat Satgas Covid 19 Kota Denpasar IB Alit Wiradana mengaku kegiatan evaluasi hari ini  dilakukan di Pasar Intaran dan Pantai Matahari Terbit Sanur Selasa, (28/7).

 

Lebih lanjut dikatakan,  Desa Sanur merupakan  objek pariwisata sehingga kerumunan kemungkinan besar bisa terjadi. Untuk menekan penularan covid 19 objek yang dievaluasi merupakan pasar dan pantai.  "Hasil evaluasi yang dilakukan semua pasar desa telah menerapkan protokol kesehatan, demikian juga pantai yang menjadi obyek wisata sementara masih ditutup untuk umum," ungkap IB Alit Wiradana.

 

Meskipun Pasar dan Pantai yang ada di Sanur telah menyiapkan sarana kesehatan dan protokol kesehatan dalam kegiatan ini pihaknya masih menemukan masyarakat  yang salah menggunakan masker.

 

 

Oleh karena itu dalam kegiatan ini pihaknya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar mentaati protokol kesehatan dengan 6 M. Dengan langkah itu diharapkan  penularan covid 19 bisa dicegah.

 

Dalam kegiatan ini pihaknya juga ingin mengetahui sejauh mana penerapan protokol kesehatan  yang diterapkan oleh pedagang maupun pengunjung pantai.  Seperti mencuci tangan sebelum masuk pasar maupun areal pantai, menggunakan masker dan menjaga jarak. 

 

Dalam upaya  membangkitkan perekonomian  masyarakat dalam kegiatan ini pihaknya bersama tim juga berbelanja membantu pedagang kecil dan UMKM. "Langkah ini dilakukan agar jualan  pedagang cepat habis sehingga mereka cepat pulang  mengingat saat ini masih penerapan PPKM Level 4," ungkapnya. (Ayu/humas)