Menu

PDAM Akan Pasang Pipa Distribusi Sepanjang Hangtuah-Dewi Sartika

  • Jumat, 25 Juli 2014
  • 1209x Dilihat

Jarak 1,5 Meter Dari Trotoar, Pengguna Jalan Diminta Sabar

 

Denpasar, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Denpasar akan memasang pipa distribusi sepanjang 5.128 meter mulai Jalan Hangtuah sampai Jalan Dewi Sartika. Proyek senilai Rp 17 Milyar ini sudah mulai digarap oleh PT Sakasoka selaku kontraktor yang diawasi CV Permata selaku konsultan sejak 16 Juli lalu. Namun secara fisik memang belum ada pengerjaan di sepanjang jalan tersebut. "Dalam waktu dekat akan ada pengadaan dan pemasangan pipa distribusi dari Jalan Hangtuah sampai ujung barat Jalan Diponogoro. Waktu pengerjaannya 160 hari dari awal pengerjaan (16 Juli), sehingga targetnya bisa rampung 22 Desember tahun ini," jelas Kabag Transmisi dan Distribusi PDAM Kota Denpasar Nengah Sudarta sekaligus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen mendampingi Dirut PDAM Kota Denpasar Mahaputra, Kasubag Pemberitaan Humas Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, Konsultan, serta Kontraktor kepada Awak Media, Jumat (25/7) malam di Renon, Denpasar.

 

Pengerukan aspal akan dilakukan untuk menanam pipa distribusi berdiameter 40 cm, dengan jarak 1,5 meter dari trotoar. Sudarta mengakui bahwa proyek tersebut pasti akan mengganggu pengguna jalan. Maka itu pihaknya minta pengendara bermotor untuk lebih bersabar. "Kami juga akan lakukan sosialisasi ke banjar-banjar yang lokasinya dekat proyek, supaya tumbuh pemahaman bersama bahwa ini untuk kepentingan publik," jelasnya.

Jarak 1,5 meter dari trotoar, kata Sudarta untuk mempermudah perawatan pipa secara berkala. "Kalau di pasang pada got atau gorong-gorong, perawatan pipa akan sulit dilakukan. Maka itu ditetapkan jarak demikian di bawah aspal. Sebelum digali, akan dites terlebih dahulu apakah ada utilitas lain atau tidak supaya tidak mengganggu saluran-saluran lain," ujarnya. Untuk mengejar target proyek bisa selesai bulan Desember mendatang, proyek dilakukan di siang maupun malam hari. Jika harus dikerjakan di dua titik, kemungkinan bisa dikerjakan bersamaan. Nah jika di siang hari terlalu mengganggu lalu lintas, maka kemungkinan juga dikerjakan di malam hari. "Yang jelas kami memohon untuk masyarakat bersabar. Saat proyek berjalan pasti timbul masalah, setelah proyek selesai bisa dinikmati bersama kualitas air untuk melayani masyarakat," terangnya. Ditambahkan Sudarta, setelah jadi pipa ini akan mendistribusikan air dari Waribang dengan kecepatan 150 liter per detik. "Tujuan untuk layani masyarakat, tingkatkan cakupan pelayanan pada masyarakat kota Denpasar menyongsong MBG's 2015 nanti," ujarnya

 

Direktur Utama PDAM Gde Mahaputra menambahkan, proyek tersebut merupakan bagian dari program pemerintah Kota Denpasar. "Karena ada penyertaan modal Pemkot yang kami investasikan, hampir Rp 100 M. Tahun ini Rp 17 M dianggarkan untuk mendukung program sarbagita. Sejatinya program awal pemasangan pipa distribusi Waribang-Wr Supratman, namun karena masih dalam proses administrasi sehingga kami awali dengan pemasangan pipa distribusi Hangtuah-Dewi Sartika," jelas Mahaputra. Dari segi nominal, kata Mahaputra memang besar. "Ini bentuk transparansi kami. Nominal kelihatan memang besar, karena pengaspalan kembali ke awal cukup besar biayanya, terlebih melalui jalan protokol. Terlepas dari itu, sasaran kami adalah untuk meratakan tekanan air dan optimalkan pengairan," tegasnya. Daerah Teuku Umar menjadi tujuan aliran air tersebut sebab selama ini daerah yang tengah berkembang tersebut tidak terdapat sumber air didalamnya. Pelanggan PDAM yang akan merasakan peningkatan kualitas ini sekitar 10 ribu pelanggan yang berada di Jalan Rembulan, Pulau Misol, dan sekitarnya yang semua awalnya mendapat pasokan air dari IPA Blusung. "Harap dari timur ke barat masuk air, sehingga permasalahan krisis air segera bisa diatasi. Tahun ini cukup banyak memang galian PDAM," ungkapnya. (Ngurah HUMAS Dps)