Menu

Pemkot Denpasar Akan Memberi Penghargaan Kepada Budayawan

  • Rabu, 22 Januari 2014
  • 1363x Dilihat

Denpasar- Pemerintah Kota Denpasar akan memberikan penghargaan Seni Kerti Budaya dan Parama Budaya kepada para budayawan atau seniman yang telah mengabdikan dirinya untuk kemajuan Kota Denpasar. Berdasarkan hasil keputusan tim seleksi, sebanyak 5 orang yang menerima penghargaan Kerti Budaya dan 5 orang Parama Budaya.

Namun dari 5 orang yang menerima penghargaan Parama Budaya, sebanyak 3 orang dipilih secara perorangan dan 2 orang secara kelembagaan. Namun, untuk Kerti Budaya sasarannya adalah, seniman tari, tabuh, sastrawan, lukis, topeng. Atas nama Wayan Sueca dari Kayu Mas sebagai seniman tabuh,  Wayan Kawi dari Sanur sebagai seniman tari, Made Sudiana dari Taisiat sebagai seniman sastrawan, Made Sura dari Tiang sebagai seniman topeng dan Jro Mangku Parka dari Banjar Bun lukis.

Sementara, Tantri tulisan sudah ada, tapi harus menginprov dalam teknologi komunikasi lebih menarik dan diperluas. Agar tidak hanya tulisan semata tapi diminati karena mengandung filosofi yang tinggi. Demikian disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat Audensi di Ruang Kerjanya, Rabu (22/1).

Rai Mantra Menambahkan, untuk lebih menarik dapat diputarkan lewat layar tancap. Untuk, program materi diberikan oleh pihak Dinas Kebudayaan dan penayangan lewat Infotainment. Hal ini untuk bisa mempengaruhi anak-anak. 

Tidak hanya itu, Rai Mantra meminta, setelah pasca HUT Kota Denpasar yang menerima penghargaan untuk mengelar sosialisasi. Supaya para penerima penghargaan bisa menyampaikan gagasannya untuk bisa disimak oleh kalangan generasi muda, baik sekaa truna, sekolah dan masyarakat umum. “Sehingga gagasan merekan bisa diteruskan ke depan sebagai suatu warisan budaya,” ujarnya.

Sementara, Anggota Tim Seleksi Parama Budaya Kota Denpasar, Dr. I Nyoman Astita, MA mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada budayawan atau seniman karena telah mengabdikan diri untuk kemajuan Kota Denpasar. Bahkan telah berpartisipasi atau mendedikasikan kemampuannya secara teknis dalam mengembangkan Kota Denpasar yang berwawasan budaya. Sehingga pihaknya melakukan seleksi yang cukup ketat untuk memilih yang akan menerima penghargaan Kerti Budaya dan Parama Budaya

Menurutnya, dari hasil pengamatan survai yang telah dilakukan sudah ditetapkan ada beberapa penerima yang diluncurkan tahun ini adalah 5 kelompok. Tiga orang dari perorangan dua kelembagaan, namun untuk tahun ini ada 6 dominasi calon penerima Parama Budaya. Namun, pihaknya masih menggodok untuk menentukan menjadi lima. “oleh karena itu masih menunggu proses pembicaraan para tim,” papar Astita.

Astita menambahkan, penghargaan tersebut akan diberikan dalam perayaan HUT Kota Denpasar. Bahkan dalam malam resepsi Hut Kota Denpasar akan ditayangkan berbagai profil para penerima penghargaan ini baik melalui media cetak maupun di tayangkan bentuk visual.

Lebih lanjut dikatakan, dengan penghargaan ini untuk ke depannya dapat menentukan kriteria berdasarkan yang dirumuskan para tim. “Saya mengharapkan tim ini bisa dipertahankan untuk menghasilkan suatu pengamatan atau penilaian yang berimbang objektif dan bisa di pertanggung jawabkan,” paparnya. Ayu/humas/dpsr

Keterangan Foto: Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra Saat Mengelar Audensi di Ruang Kerjanya, Rabu (22/1).