Menu

Penutupan Rare Festival

  • Sabtu, 09 Agustus 2014
  • 1089x Dilihat

Ciptakan Tunas Muda Yang Ceria, Sehat dan Cerdas,

 

DenpasarPenutupan Rare Bali Festival 2014 telah berlangsung, Sabtu (9/8) malam kemarin di Puri Kesiman, Denpasar. Penutupan berlangsung meriah karena menampilkan sejumlah aneka kesenian dan juga memberikan penghargaan Rare Bali Awards kepada  I Made Taro.

Acara penutupan di awali dengan  pementasan Operet “Calonarang” oleh Anak-anak SD 22 Dangin Puri. Pementasan ini pun sarat pesan agar anak-anak tidak berprasangka terhadap teman sekitar tetapi mesti bisa menjaga kebersamaan untuk keharmonisan negeri ini. Selanjutnya, juga menyerahkan hadiah kepada kepada pemenang lomba-lomba yang diserahkan oleh Kepala Badan KBPP Kota Denpasar,  I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti didampingi Wakil ketua DPRD Kota Denpasar A.A.Ngr. Bima Wikrama, Pengelingsir Puri Kesiman, A.A Ngurah Kusuma Wardana, dan  Ketua Panitia I Kadek Wahyudita.

 

Spesialnya, pada malam penutupan tersebut juga diserahkan penghargaan Rare Bali Awards yang kali pertama diberikan oleh I Made Taro, sosok budayawan yang getol dan konsisten berkecimpung di dunia anak- anak. Penghargaan yang diberikan Rumah Budaya Penggak Men Mersi  karena I Made Taro dengan segala ketulusan ia mengabdikan kreativitasnya kepada anak-anak dengan mengusung nilai –nilai kebudayaan tradisi Bali melalui permainan tradisional dan lainnya. Penghargaan langsung diserahkan oleh Pengelingsir Puri Kesiman, A.A Ngurah Kusuma Wardana yang didampingi kelian Penggak Men Mersi, I Kadek Wahyudita.  “Saya bangga kepada Bapak Made Taro ada pengabdiannya kepada dunia anak- anak atau memperhatikan tunas bangsa melalui permainan anak-anak. Mari kita pelihara tunas-tunas atau anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa ini, ” ujar A.A Ngurah Kusuma Wardana usai menyerahkan penghargaan tersebut. Begitu juga I Made Taro sangat kaget dan terharu mendengar penghargaan tak ternilai itu yang diberikan kepadanya dari permainan tradisional anak- anak. “Saya baru kemarin (Jumat, kemarin) tau mendapat penghargaan dan agar hadir di Puri Kesiman menerima penghargaan, ” ungkap pimpinan Sanggar Kukuruyuk ini.

 

Sementara  Kepala Badan KBPP Kota Denpasar,  I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti sangat mengapresiasi acara Rare Bali Festival serangkaian Hari Anak Nasional. “Saya ingin memberikan apresiasi kepada rekan Penggak Men Mersi, yang sudah memprakarsai kegiatan rare Bali festival ini. Pemerintah Kota Denpasar selama ini sudah memberikan pemenuhan hak-hak anak di Kota Denpasar yang salah satu bentuknya adalah memberikan ruang untuk bisa berkreasi, dan contohnya adalah memberikan kegiatan seni dan budaya melalui mengisi waktu luang libur sekolah,” kata Agung Laksmi. Selebihnya Agung Laksmi mengatakan, sudah banyak masyarakat di Kota Denpasar yang sudah mulai peduli tentang bagaimana kita harus menanamkan  seni dan budaya pada anak-anak kita, dan ini merupakan tanggung jawab kita bersama sehingga nantinya tumbuh menjadi tunas muda yang ceria, sehat, dan cerdas. (Ngurah HUMAS Dps).