Menu

PERINGATI HAS, KPA DENPASAR GELAR JALAN SANTAI Rai Mantra Lepas 5000 Peserta Jalan Santai

  • Senin, 01 Desember 2008
  • 1357x Dilihat
Denpasar, Memperingati hari aids sedunia (HAS) KPA Kota Denpasar menggelar berbagai kegiatan sosial merupakan bentuk kepedulian terhadap permasalahan HIV dan Aids di Bali khususnya di Denpasar. Setelah melaksankan lomba desain flyer dari tanggal 31 Oktober sampai 18 Nopember yang diikuti oleh siswa-siswa KSPAN tingkat SMP dan SMA/SMK se-Kota Denpasar, kali ini KPA Kota Denpasar kembali melaksanakan kegiatan berupa jalan santai. Kegiatan jalan santai yang diikuti 5000 peserta dilepas oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, di Lapangan Puputan Renon Denpasar, Jumat (28/11). Sementara Nanang Hartoyo panita penyelenggara mengatakan KPA Kota Denpasar bersama dengan LSM yang peduli terhadap isu HIV/AIDS bergandeng tangan untuk melaksanakan berbagai kegiatan untuk memperingati HAS. “Dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, pagi ini kita kembali melaksanakan gerak jalan santai sebagai bentuk peduli terhadap permasalahan HIV/AIDS,” ujar Nanang. Puncak kegiatan memperingati HAS pada tanggal 1 Desember yang juga merupakan peringatan Hari Aids Sedunia. Dalam puncak peringatan tersebut akan diserahkan bingkisan kepada 25 ODHA. Disamping menyerahkan bingkisan tesebut menurut Nanang, juga diadakan pekan kondom dari tanggal 1-5 Desember dengan menyasar populasi kunci yang berada di Kota Denpasar. Lebih lanjut Nanang menambahkan semua kegiatan yang dilaksanakan KPA Kota Denpasar merupakan bentuk kepedulian terhadap masalah HIV/AIDS. Terkait dengan penyebaran HIV/AIDS, Nanang mengatakan hingga kini penyebaran HIV/AIDS belum dapat dihentikan dan diperkirakan. Untuk itu masalah HIV/AIDS telah menjadi permasalan global masyarakat dunia, karena penyebarannya tidak dapat diprediksi. Bila hal tersebut tidak bisa dihentikan secara bersama-sama mengakibatkan menurunnya sumber daya manusia akibat kematian penduduk usia muda. Sampai saat ini estimasi penderita HIV/AIDS di Bali menurut Nanang mencapai 4.041 orang pada tahun 2007. Dari jumlah tersebut 1.348 tertular melalui jarum suntik dan 2.693 tertular melalui hubungan seksual. Sementara penderita HIV/AIDS hingga Agustus 2008 sebanyak 2.332 oranda. Dari jumlah tersebut 47% kasus atau 1.117 terdaftar di Denpasar. Menurut Nanang, kemungkinan jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya penggunaan NAPZA suntik yang mayoritas digunakan dikalangan remaja. Untuk itu Nanang mengharapkan semua lapisan masyarakat untuk turut peduli dan turut mencegah penyebaran HIV/AIDS. (Gst-Humas DPS)