PERINGATI HAS, KPA DENPASAR GELAR JALAN SANTAI Rai Mantra Lepas 5000 Peserta Jalan Santai
Denpasar, Memperingati hari aids sedunia (HAS) KPA Kota Denpasar menggelar berbagai
kegiatan sosial merupakan bentuk kepedulian terhadap permasalahan HIV dan Aids di
Bali khususnya di Denpasar. Setelah melaksankan lomba desain flyer dari tanggal 31
Oktober sampai 18 Nopember yang diikuti oleh siswa-siswa KSPAN tingkat SMP dan
SMA/SMK se-Kota Denpasar, kali ini KPA Kota Denpasar kembali melaksanakan kegiatan
berupa jalan santai. Kegiatan jalan santai yang diikuti 5000 peserta dilepas oleh
Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, di Lapangan Puputan Renon Denpasar,
Jumat (28/11).
Sementara Nanang Hartoyo panita penyelenggara mengatakan KPA Kota Denpasar bersama
dengan LSM yang peduli terhadap isu HIV/AIDS bergandeng tangan untuk melaksanakan
berbagai kegiatan untuk memperingati HAS. “Dari berbagai kegiatan yang telah
dilaksanakan, pagi ini kita kembali melaksanakan gerak jalan santai sebagai bentuk
peduli terhadap permasalahan HIV/AIDS,†ujar Nanang. Puncak kegiatan memperingati
HAS pada tanggal 1 Desember yang juga merupakan peringatan Hari Aids Sedunia. Dalam
puncak peringatan tersebut akan diserahkan bingkisan kepada 25 ODHA. Disamping
menyerahkan bingkisan tesebut menurut Nanang, juga diadakan pekan kondom dari
tanggal 1-5 Desember dengan menyasar populasi kunci yang berada di Kota Denpasar.
Lebih lanjut Nanang menambahkan semua kegiatan yang dilaksanakan KPA Kota Denpasar
merupakan bentuk kepedulian terhadap masalah HIV/AIDS. Terkait dengan penyebaran
HIV/AIDS, Nanang mengatakan hingga kini penyebaran HIV/AIDS belum
dapat dihentikan dan diperkirakan. Untuk itu masalah HIV/AIDS telah menjadi
permasalan global masyarakat dunia, karena penyebarannya tidak dapat diprediksi.
Bila hal tersebut tidak bisa dihentikan secara bersama-sama mengakibatkan
menurunnya sumber daya manusia akibat kematian penduduk usia muda.
Sampai saat ini estimasi penderita HIV/AIDS di Bali menurut Nanang mencapai 4.041
orang pada tahun 2007. Dari jumlah tersebut 1.348 tertular melalui jarum suntik dan
2.693 tertular melalui hubungan seksual. Sementara penderita HIV/AIDS hingga Agustus
2008 sebanyak 2.332 oranda. Dari jumlah tersebut 47% kasus atau 1.117 terdaftar di
Denpasar. Menurut Nanang, kemungkinan jumlah tersebut akan terus meningkat seiring
dengan meningkatnya penggunaan NAPZA suntik yang mayoritas digunakan dikalangan
remaja. Untuk itu Nanang mengharapkan semua lapisan masyarakat untuk turut peduli
dan turut mencegah penyebaran HIV/AIDS. (Gst-Humas DPS)