Menu

PROF. RHENALD KASALI

  • Jumat, 13 Desember 2013
  • 2882x Dilihat

“Perubahan Dilakukan Bertahap dan Berkelanjutan”

Denpasar, “Perubahan harus dilakukan secara bertahap, bersama-sama dan berkelanjutan”, demikian dikatakan Prof. Rhenald Kasali seorang tokoh perubahan kepada ratusan Guru dan Kepala Sekolah tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK Se-Kota Denpasar. Dalam acara talkshow yang digelar Dinas Pendidikan Denpasar serangkaian memperingati HUT PGRI ke 68 serta sekaligus dalam rangka menyambut datangnya tahun baru 2014. Walikota Denpasar IB Rai D. Mantra yang hadir pada kesempatan tersebut berkenan membuka acara ditandai dengan penyerahan cendra mata. Hadir pula Ketua WHDI Bali Nyonya Bintang Puspayoga dan para pimpinan SKPD terkait, Jumat (13/12) di Gedung Natya Mandala ISSI Denpasar.  

Dalam dunia kewirausahaan, nama Rhenald Kasali tentu sudah tak asing lagi di telinga. Kiprahnya di dunia ekonomi mengantarkannya menjadi wirausaha sukses yang mempunyai banyak lulusan di bawah tangannya. Pria kelahiran Jakarta, 13 Agustus 1960 yang akrab disapa Rhenald ini memulai karirnya menjadi seorang dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sebelumnya, ia juga sempat bekerja sebagai staf pemasaran dan wartawan di Kompas Gramedia. Pria yang mempunyai pengalaman selama lima tahun menjadi karyawan ini menuturkan bahwa bisnis adalah hal dimana membuat sesuatu menjadi luar biasa. Bukan hanya keberuntungan yang menjadi faktor keberhasilan dari seorang yang berwirausaha. Namun, pola pikir mengenai kewirausahaanlah yang diperlukan karena kewirausahaan ada karena diciptakan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa sebenarnya faktor keberuntungan adalah faktor yang diciptakan bukan serta-merta ada. Lebih lanjut, pria yang mendapatkan gelar guru besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia ini mengatakan bahwa setiap orang mempunyai jiwa bisnis dan wirausaha, masalah menjadi seorang wirausaha atau tidak itu bergantung dengan kemauan untuk terus maju dan mencoba serta berani gagal. Ia mencontohkan, pelajar Indonesia yang banyak meraih kemenangan di Olimpiade Sains bukanlah serta-merta datang atau karena faktor keberuntungan, melainkan karena terus diasah dan dilatih oleh para guru dan pembimbingnya. Dalam dunia pendidikan yang terpenting adalah bagaimana membangun karakter. Untuk itu pembangunan karakter harus dimulai sejak usia dini. Kenapa demikian membentuk karakter seseorang tidak cukup hanya dalam waktu sehari. Perlu waktu yang cukup lama, terkonsep, terarah dan berkesinambungan disamping materinya harus terlihat nyata tidak sebatas teori saja, ucapnya.  

Sementara Walikota Denpasar IB Rai D. Mantra dalam sambutanya mengatakan, amat bersyukur atas kehadiran bapak Prof. Rhenald Kasali. Kehadiran beliau mudah-mudahan bisa menjadi inspirator bagi para guru maupun para pejabat penting lainnya dalam melakukan suatu perubahan yang positif. Sehingga dalam menghadapi segala tantangan seperti adanya perubahan kurikulum, hilangnya muatan lokal, dihapusnya pelajaran bahasa inggris, sulitnya menulis karya ilmiah dan lain sebagainya bisa ditanggapai positif baik oleh guru maupun oleh para pemegang kebijakan. Dengan hadirnya tokoh perubahan ini Rai Mantra berharap maindset para guru seperti kemampuan intekektualitas, emosional dan spiritual mampu terkendali dengan baik dan menjadi mesin pendorong dalam melakukan sebuah perubahan. “Untuk itu guru harus menjadi bagian dari perubahan tersebut”, ujarnya. Acara yang dipandu Prof. Sri Suprapti berlangsung hangat dan menarik. (Sdn.Hms.Dps.).