Duta Seni Denpasar Tampilkan Drama Tari “Sang Sutasoma”
Pemerintah Kota Denpasar mendapat kehormatan sebagai duta seni Propinsi Bali dalam mengisi kemeriyahan Hut ke-39 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Berbagai pameran produk unggulan daerah hingga citra budaya tradisi dari 33 propinsi di Indonesia ditampilkan pada Hut Tahun ini yang berlangsung dari tanggal 17-27 April mendatang. Pada puncak Hut TMII dalam Program Bali Night , Minggu (20/4) bertempat di Gedung Teater Bhineka Tunggal Ika TMII, duta Kota Denpasar menampilkan garapan Drama Tari “Sang Sutasoma”, yang disaksikan ribuan masyarakat Jakarta dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, serta mendapat suport langsung Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, serta Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara. Dengan melibatkan 280 seniman, penampilan drama tari ini mampu menarik perhatian ribuan pengunjung TMII, dan para tamu undangan yang hadir saat itu. Tidak saja menampilkan gerak tarian dan seni tabuh, drama tari “Sang Sutasoma” ini juga menggunakan berbagai properti pementasan seperti ogoh-ogoh yang mendapat decak kagum para penonton.
Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi mengatakan dalam peringatan Hut TMII ini dapat meningkatkan peran dan fungsinya sebagai wahana pelestarian, menjaga dan memelihara budaya bangsa. Disamping itu TMII sebagai wahana nyata untuk saling mengenal dan mencintai seni budaya daerah yang beranekaragam, serta TMII merupakan bagian dari pikiran nyata agar kita semakin mengenal, siapa, dan bagaimana sesungguhnya Indonesia itu. Dengan cinta tanah air maka akan tumbuh pula rasa persatuan dan kesatuan Indonesia. Anjungan daerah TMII yang sangat memadai dengan beragam budaya yang berpotensi sebagai perekat persatuan dan kesatuan, sehingga TMII ini dapat dikelola secara baik dalam mengembangkan dan melestarikan budaya daerah di Indonesia.
Sementara Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, Denpasar sebagai Ibu Kota Propinsi Bali sebagai hal utama yang mewujudkan kebudayaan sebagai landasan pembangunan Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra juga mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Bali yang telah memberikan kesempatan kepada seniman Kota Denpasar untuk menampilkan kreativitasnya, serta menambah wawasan dan jam terbang dalam berkesenian yang saat ini melibatkan 400 seniman. Masyarakat jakarta dan para undangan yang hadir juga dapat menyaksikan drama tari “Dewi Uma” dan Puncak Hut TMII menampilkan drama tari “Sang Sutasoma”. Sebagai gelar Paramawisesa Sutasoma menginspirasi Empu Tantular menyusun karya sastra degan falsafah Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Indonesia dengan keragaman suku, tradisi, dan seni, yang menjadi jati diri Bangsa Indonesia. “semoga masyarakat jakarta dan para undangan berkenan untuk menyaksikan pertunjukan yang dibawakn seniman Denpasar, serta saya mengucapkan terimakasih kepada para seniman yang telah bersedia menampilkan berbagai pertunjukan seni dalam memeriahkan Hut TMII tahun ini,” ujar Walikota Rai Mantra. Usai pagelaran drama Tari “Sang Sutasoma” Ketua TP PKK Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra menerima buket bunga dari Hj. Vita Gamawan Fauzi (Pur/humasdps)