Menu

RAI MANTRA MENDEM PEDAGINGAN Meski Hujan Lebat Upacara Tetap Berjalan Hikmat

  • Senin, 15 Desember 2008
  • 3012x Dilihat
Denpasar, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mendem pedagingan di Pura Taman Suci, Banjar Sindu Kelod, Desa Adat Intaran, Kecamatan Denpasar Selatan, Jumat (12/12). Meki hujan lebat mengguyur namun upacara melaspas, mecaru dan mendem pedagingan tetap berjalan hikmat. Tampak terlihat warga setempat tetap melaksanakan upacara meski dibawah guyuran hujan. Menurut Ketua Panitia Wayan Nugra, upacara melaspas, mecaru dan mendem pedagingan terkait dengan rampungnya pembangunan yang dilakukan di Pura Taman Suci. ”Setelah rampungnya pemugaran di sejumlah pelinggih, maka kami melakukan upacara melaspas, mecaru dan mendem pedagingan bertepatan dengan purnama keenam, sukra wage,” ujar Nugra. Lebih lanjut Nugra mengatakan pelinggih-pelinggih yang dipugar yaitu pelinggih begawan penyarikan, tugu, gedong dan sumur. Pembangunan semua pelinggih ini telah dilaksanakan sejak setahun yang lalu. Dana yang dihabiskan untuk pemugaran ini mencapai Rp 700 juta. Semua dana diperoleh dari swadaya masyarakat yang berjumlah 135 KK dan bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar. ”Kita tidak mengenakan iuran wajib kepada warga, namun semua sumbangan yang warga berikan bersifat sukarela,” papar Nugra. Lebih lanjut Ia menambahkan puncak upacara dilaksanakan hari Sabtu bertepatan dengan tumpek wayang. Karena menurutnya upacara pada pura Taman Suci bertepatan dengan tumpek wayang. Upacara melaspas, mecaru dan mendem pedagingan dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Sari Sanur. Upacara yang di akhiri dengan persembahyangan bersama juga di tampilkan pertunjukkan tari topeng dan topeng sida karya.(Gst-Humas)