Menu

Rai Mantra Resmikan Galeri Tenun Ananda Balinese

  • Selasa, 28 Januari 2014
  • 1503x Dilihat

BUDAYAKAN CINTA PRODUK SENDIRI

Untuk menjaga hasil produksi daerah sendiri Rai Mantra mengharapakan agar masyarakat membangkitkan fanatisme terhadap produk sendiri. Demikian disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat meresmikan Galeri Tenun Ananda Balinese, Selasa malam (28/1), Br. Meranggi, Desa Kesiman Petilan Denpasar Timur. Dalam peresmian tersebut dihadiri pula, Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra, Camat Denpasar Timur Dewa Puspawan dan instansi terkait.

“Dengan dibangkitkannya cinta produk sendiri atau swadesi, Saya harap dapat menghidupkan kembali usaha tenun,” ujar Rai Mantra. Dengan semakin meningkat penggunaan produk setempat ini diharapkan dapat membawa berbagai dampak positif terutama memajukan usaha tenun itu sendiri.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra ditemui disela-sela peresmian menngatakan sangat mengapresiasi dengan dibuka galeri ananda ini. Dengan diresmikan galeri ini tentunya akan semaki menambah pengusaha tenun yang ada. Ini juga mengisyarakan semakin meningkatknya permintaan terhadap produk tenun. “Dengan semakin meningkat usaha tenun tentunya sebagai isyarat meningkatnya permintaan produk tenun,” ujar Ny. Selly. Namun kedepannya persaingan tentunya semakin ketat, untuk itu diharapkan para pengusaha dapat menjadi anggota seperti di Dekranasda dan menjadi aggota Asbes (Asosiasi bordir endek dan songket) Kota Denpasar. Hal ini untuk mempermudah komunikasi diantara para peserta serta dalam melakukan promosi. “Dengan menjadi anggota tentunya akan lebih mudah melakukan komunikasi dan mendapat informasi dari Pemkot Denpasar,” ujar Ny. Selly. Untuk mempromosikan produk dari para pengerajin Ny. Selly mengaku telah memiliki program promosi salah satunya dengan mengikuti pameran yang dikhususkan pada pengerajin. Dalam kesempatan tersebut Ny. Selly mengharapkan galeri tenun Ananda kedepannya lebih berinovasi tentunya akan mempu bersaing kedepannya.

Pemilik Galeri Tenun Ananda Balinese I Waya Wirawan mengatakan peresmian ini mengusung tema pelestarian endek untuk generasi muda. Hal ini untuk mengajak generasi muda lebih cinta terdapat produk endek. Ini merupakan salah satu bentuk untuk melestarikan kain tenun endek. “Ini merupakan salah satu bentuk mendukung program pemerintah Kota Denpasar dalam melestarikan endek,” ujar Wirawan. Lebih lanjut Wirawan menambahkan berbagai produk telah dibuat dari endek mulai dari sepatu, tas maupun kain. “Kami akan terus berinovasi untuk meningkatkan daya saing sehingga mampu eksis ditengah persaingan ini,” ujar Wirawan. Untuk melaksanakan tenun ini Wirawan mengaku memiliki 7 orang penenun dari Denpasar dan 3 orang luar Denpasar. Ia mengharapkan masyarakat semakin meningkat dalam penggunaan endek sehingga produksi tenun endek semakin meningkat.(Gst_humas)