Menu

Rai Mantra Resmikan Pasar Rakyat Tradisional Modern Kesiman

  • Jumat, 21 Maret 2014
  • 988x Dilihat

Denpasar – Dalam upaya meningkatkan peran pedagang kecil dan menengah serta mendukung program Pengembangan Ekonomi Kreatif berbasis Budaya Unggulan di Kota Denpasar, Pemkot Denpasar menggelar Pasar Rakyat selama tiga hari, yang di mulai hari Kamis (20/3) di Pasar Tradisonal Modern Desa Pakraman Kesiman Kecamatan Denpasar Timur. Acara ini di hadiri dan diresmikan langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra. Hadir juga dalam kesempatan ini Setda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Camat se-Kota Denpasar dan SKPD terkait lainya.

Ketua Panitia I Made Karim dalam laporannya mengatakan, Pasar Rakyat ini diselenggarakan upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun serta peduli Kota Denpasar yang kreatif dan berwawasan budaya. Dimana dalam Pasar Rakyat ini para pedagang yang diutamakan dari masyarakat lokal dilingkungan Kecamatan Dentim serta lebih banyak menjual produk-produk lokal. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan Pasar Rakyat ini dari kalangan pedagang dan pengerajin Desa Kelurahan se-Kecamatan Dentim serta di dukung oleh LPD Kesiman dan Forum Kuliner Kota Denpasar.

Lebih lanjut Made Karim memaparkan, “selain menjual produk-produk lokal dari para pedagang dan pengerajin, dalam acara Pasar Rakyat yang diselenggarakan selama tiga hari yang dimulai dari hari Kamis 20 Maret sampai dengan hari Sabtu 22 Maret 2014 dari pukul 08.00 sampai dengan 21.00 Wita, juga diselenggarakan kegiatan hiburan berupa Pementasan Sekaa Gong Sancaya Kanti dari Desa Adat Kesiman serta Lomba Mewarnai dan Menggambar yang di ikuti oleh Siswa TK dan SD se-Kecamatan Dentim yang bertemakan Pasar Rakyat”, pungkas Made karim.

Sementara itu Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang di temui di sela-sela acara mengungkapkan, “Pasar Rakyat ini sebenarnya untuk menggali potensi-potensi yang ada di Kecamatan itu sendiri. Dimana potensi ini harus ditonjolkan dan ditampilkan agar masyarakat mengetahui akan potensi-potensi untuk usaha kecil dan usaha mikro yang dimiliki oleh setiap Kecamatan atau Desa di Kota Denpasar”, ungkap Rai Mantra. (AYS./Humas.Dps)