Edukasi Masyarakat dan Bantu Tong Sampah
Ditengah hiruk pikuk Kota Denpasar sebagai Kota urban yang membawa dampak pada kebersihan lingkungan, ternyata masih ada segelintir masyarakat yang peduli terhadap kebersihan kotanya. Hal ini beranjak dari mirisnya melihat fasilitas Lapangan sepak bola GOR Gusti Ngurah Rai Denpasar kotor banyaknya sampah yang berserakan, sehingga sekelompok masyarakat yang dikoordinir Komang Sudiarta, asal Banjar Tampak Gangsul Denpasar ini tergerak melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Kami diawali lewat hobi berolahraga yang memanfaatkan fasilitas GOR Ngurah Rai yang saat ini situasi kebersihan lingkungannya sangat memprihatinkan, sehingga dibutuhkan perhatian seluruh masyarakat yang memanfaatkan fasilitas olahraga ini untuk turut serta dan peduli akan kebersihan lingkungan khususnya fasilitas gelanggang olahraga terbesar di Denpasar ini,” ujar Komag Sudiarta saat ditemui, Minggu (16/3) disela-sela melakukan aksi kebersihan lingkungan dengan memungut sampah bersama puluhan relawan yang sering menggunakan fasilitas GOR Ngurah Rai. Kegiatan ini dihadiri Kadis DKP Kota Denpasar Ketut Wisada
Lebih lanjut Komang Sudiarta yang akrab disapa Mang B’mo ini mengatakan dalam mewujudkan fisik yang sehat harus didukung dengan lingkungan yang bersih dan sehat pula. namun didalam sarana olahraga GOR Ngurah Rai ini yang dimanfaatkan masyarakat dari kalangan siswa sekolah dan masyarakat umum kurang sadar akan kebersihan lingkungan. usai melakukan olahraga, banyak masyarakat dan siswa sekolah yang acuh tak acuh membuang sampah sembarangan dilingkungan GOR Ngurah Rai. Hal ini juga ditambah dengan tidak adanya tong-tong sampah diareal lapangan tersebut. Sehingga kami tergerak dan mengumpulkan beberapa teman yang peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan mengawali aksi kebersihan dan melakukan edukasi kepada masyarakat yang memanfaatkan fasilitas Gor Ngurah Rai. Untuk mendukung aksi ini menurut Mang B’mo pihaknya telah menyiapkan 6 unit tong sampah sebagai langkah awal dengan fokus memberikan edukasi menyasar masyarakat yang sering olah raga memanfaatkan fasilitas lapangan GOR Ngurah Rai untuk berolahraga. Disamping itu juga pihaknya telah menyiapkan beberapa tulisan himbauan, ajakan, dan larangan membuang sampah sembarangan untuk menyadarkan masyarakat, yang nantinya diharapkan dapat membawa dampak pada kebersihan lingkungan. “Saat ini sangat sulit mengajak masyarakat untuk memilah sampah, tanpa dibarengi dengan peningkatan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya. setelah menempatkan enam unit tong sampah dan beberapa tulisan himbauan dan ajakan disetiap pojok lapangan tersebut, pihaknya akan melakukan pemantauan selama tiga bulan. Jika hal ini membawa dampak perubahan perilaku masyarakat, aksi ini akan dilanjutkan diareal parkir lapangan GOR Ngurah Rai dan tempat-tempat lainnya di Denpasar, yang saat ini situasi kebersihan lingkungannya sangat memprihatinkan pula. Hal yang sama juga disampaikan Gusti Ngurah Parwata warga asal Banjar Kaliungu Klod yang mengaku sangat kaget dengan sampah yang berserakan diareal lapangan sepak bola GOR Ngurah Rai. “aksi ini sebagai langkah awal kita dalam memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, jika ini berhasil, kami akan lakukan aksi lebih besar lagi yang menyasar wilayah banjar di sekitar lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung,” ujar Gusti Ngurah Parwata. (Pur/humasdps)