Kades/Lurah Gelar Lomba Memungut Sampah Plastik
Menyambut Hut Kota Denpasar ke-226 tahun yang jatuh pada tanggal 27 Pebruari mendatang seluruh Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar akan menggelar lomba memungut sampah plastik. Lomba yang dilaksanakan secara serentak ini akan dilaksankan pada 16 Pebruari mendatang di masing-masing desa/kelurahan se-Kota Denpasar. Hal tersebut disampaikan Ketua Forum Kades/Lurah Se-Kota Denpasar I.B Bima Putra, kamis (16/1) pada rapat koordinasi Hut Kota Denpasar. Lebih lanjut dikatakan pada pelaksanaan lomba memungut sampah nantinya para kades/lurah diharapkan nantinya Denpasar bisa bebas sampah plastik. “Memeriahkan HUT Kota Denpasar yang akan datang ini kepala desa/kelurahan akan melakukan aksi perang terhadap sampah dengan menggelar lomba memungut sampah plastik secara serentak, serta diharapkan para kades lurah dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memerangi sampah,” ujarnya. Menurutnya kades/lurah tidak hanya memiliki tugas memberikan pelayanan kepada masyarakata, namun juga mampu menyelesaikan berbagai permasalahan seperti sosial, budaya maupun masalaha kebersihan yang menjadi tantangan saat ini. Pada tahun 2014 yang merupakan tahun kuda kayu diharapkan dapat memberikan semangat baru dalam mewujudkan pembangunan di Kota Denpasar, khusunya terkait masalah kebersihan di Kota Denpasar. “Lomba memungut sampah plastik yang dilaksnakan tahun ini bagaimana mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan di Kota Denpasar,” kata Bima Putra.
Sementara Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan desa/kelurahan dalam menyambut Hut Kota Denpasar. Kegiatan aksi kebersihan serentak ini memiliki gaung yang sangat baik mewujudkan kebersihan di Kota Denpasar. Rai mantra juga mengharapkan kegiatan ini agar melibatkan seluruh komponen masyarakat, karena masalah kebersihan di Kota Denpasar ini terkait dengan tingkat urbanisasi di Kota Denpasar yang mencapi 4 persen dalam setahun. Hal ini dapat terus kita lakukan koordinasi dan komunikasi untuk dapat mengendalikan berbagai permasalahnn yang ada di masyarakat baik sosial, maupun masalah keamanan, ketertiban dan kebersihan. Disamping itu permasalahan ini juga dapat dibahas pada Sabha Upadesa yang merupakan maindset musyawarah dengan jalan yang baik dan benar, serta bertujuan membuka partisipasi masyarakat yang nantinya masyarakat itu mampu menentukan pembangunan baik fisik maupun non fisik dilingkungannya. “Masalah kebersihan harus terus ditingkatkan dengan melibatkan seluruh elemnt masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan di Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra. (Pur/humasdps)