Setda Kota Denpasar Sembahyang Bersama di Pura Agung Jagatnatha
Denpasar- Siwaratri adalah hari suci untuk melaksanakan pemujaan ke hadapan Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa dalam perwujudannya sebagai Sang Hyang Siwa. Hari Siwaratri mempunyai makna khusus bagi umat manusia khususnya umat Hindu, karena pada hari tersebut Sang Hyang Siwa beryoga. Sehingga semua umat Hindu melaksanakan Siwalatri di Pura Agung Jagatnatha. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Made Mudra usai melakukan persembahyangan bersama dalam pelaksanaan Rahina Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha Rabu (29/1). Dalam persembahyangan ini juga di hadiri Setda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan seluruh SKPD.
Mudra mengatakan, pada hari Raya Siwalatri pada ajaran Hindu tidak ada peleburan dosa, karena apa diperbuat itu yang diterima. Namun, sebagai manusia hanya diberikan kesempatan untuk introspeksi diri. “Yang sudah jangan kita ulang dan untuk ke depan mari kita tingkatkan hakekat supaya menjadi manusia baik sesuai dengan ajaran agama,’’ ungkap Mudra.
Sehingga hari Raya Siwalatri kali ini pihaknya menggelar rembug sastra di Pura Jagatnatha yang melibatkan semua masyarakat dan sekaa truna se-Kota Denpasar. Serta melibatkan beberapa narasumber diantaranya adalah Dr. IB Suamba dan I B Agastia. Hal ini dilakukan untuk memperdalam makna hari Raya Siwalatri pada jaman era globalisasi ini. Bahkan, untuk memberikan keseimbangan, spirit dan meningkatkan kwalitas sebagai umat beragama. “Sehingga kita sebagai manusia harus menyadari berbuat apa,” paparnya. Ayu/humas/dpsr