Menu

SMPN 1 Denpasar Duta Indonesia Culture Festival International di India

  • Rabu, 23 April 2014
  • 1960x Dilihat

Denpasar – Siswa-Siswa SMPN 1 Denpasar kembali menunjukkan kemampuaan sebagai duta Indonesia dalam sebuah hajatan international yakni Culture Festival International di India pada 27 April mendatang. Hal ini disampaikan Kepala SMPN 1 Denpasar A.A Gde Agung Rimbya Temaja saat pamitan kepada Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (23/4) di Kantor Walikota Denpasar.   

SMPN 1 Denpasar terpilih sebagai Duta Indonesia karena memenangkan kejuaraan vokal group  di Medan dan keluar sebagai juara 1. Dalam kesempatan tersebut, Rimbya Temaja mengatakan, siswa yang ikut lomba ke India sebayak 6 orang 4 orang dari kelas III dan dan 2 orang kelas II. Kehadirannya ke Kantor Walikota untuk memohon doa restu dan sekaligus pamitan kepada Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijya Mantra, agar dalam lomba tersebut berjalan dengan lancar dan bisa memenangkan dalam lomba yang cukup bergengsi tersebut. “Kami berharap  dalam lomba tersebut anak-anak SMPN 1 Denpasar dapat mengharumkan negara dan bangsa Indonesia di kancah di Internasional,” kata  Rimbya Temaja.

Sementara Pelatih Vokal SMPN 1 Denpasar I Komang Dharmayuda  menambahkan, dalam lomba tersebut akan membawakan tema kedamaian dengan judul lagu Bhuana Santhi. Namun karena kegiatan ini merupakan internasional, sehingga pihaknya menonjolkan kebudayaan Bali. “Disana akan membawakan gambelan, menarikan wayang, dan  lebih menonjolkan kebudayaan Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kolaborasi yang digunakan menggunakan  pentatonis dan diatonis. Semua alat yang digunakan bukan elektrik melainkan akustik, sehingga 6 orang  siswa duta Indonesia akan menari sambil main musik dan bernyanyi di tengah-tengah panggung. Agar kebudayaan Bali lebih kental, dalam lomba tersebut juga menggunakan bahasa Bali namun ada translit bahasa ke bahasa Inggris.

Sementara Walikota Denpasar IB Rai Dharamwijaya Mantra, meminta agar kesehatan para siswa agar dijaga, dan ada yang mendampingi. Tidak hanya itu, Rai Mantra meminta untuk menyediakan handuk basah untuk mengurangi rasa panas yang menyengat. “Pengalaman saya sendiri dulu di India, untuk mengurangi rasa panas yang menyengat adalah dengan menaruh handuk basah di kepala dan bahu,” ungkapnya.

Rai Mantra juga meminta kepada siswa-siwa SMPN 1 Denpasar untuk menjaga pola makan, karena makanan disana rasanya beda-beda dengan Indonesia. Untuk mengantisipasi terjadi keluhan pada perut, Rai Mantra meminta untuk membawa obat sakit perut sebagai antisifasi. Tapi, karena ada siswa-siswa yang mengikuti lomba ada kelas III agar membawa buku pelajaran, agar bisa belajar di sana. Ayu/humas