Denpasar-Mengantisipasi dan menanggulangi merebaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi akhir-akhir ini, serta untuk mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) DBD, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan melaksanakan fogging massal atau penyemprotan di seluruh Wilayah Kecamatan di Kota Denpasar sebanyak 30 lokasi. Fogging ini dilaksanakan dari tanggal 6 Mei kemarin hingga 15 Mei 204 mendatang, mulai pukul 04.00 Wita sampai dengan pukul 06.00 wita.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini yang didampingi Kabid Bina Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. IB. Eka Putra, mengatakan fogging ini bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa, namun tidak dapat membunuh jentik dan telur nyamuk deman berdarah. Hal tersebut, karena sejak satu bulan yang lalu sebelum di fogging telah dilakukan upaya pemberatasan jentik dan telur nyamuk dengan penaburan bubuk larvasida pada seluruh tempat-tempat penampungan air. Baik yang positif jentik maupun yang berisiko tinggi akan terdapat jentik.
Menurutnya, 474 pemantau jentik bersama masyarakat akan dilakukan pembrantasan sarang nyamuk secara berkelanjutan setiap 2 hingga 3 bulan sekali, serta penyuluhan pencegahan DBD melalui 3M plus. “Agar setelah fogging selesai diharapkan tidak muncul lagi nyamuk-nyamuk baru yang dapat menular DBD," kata Sri Armini saat ditemui Senin (12/5).
Lebih lanjut dikatakan, untuk keamanan dan keselamatan dalam pelaksanaan fogging, Armini meminta kerjasama masyarakat dengan membuka pintu atau jendela pada saat mobil penyemprot lewat, jangan berdiri dekat-dekat dengan mobil penyemprot. Masyarakat juga dihimbau agar menutup makanan dan minuman rapat-rapat, tutup hidung dan mulut dengan masker. Mengamankan anak kecil atau bayi dari kabut semprotan dan mengamankan binatang peliharaan yang peka terhadap insektisida seperti, lobster, ikan hias, burung dan lain sebagainya.
Disamping itu, untuk menurunkan kasus demam berdarah peran serta masyarakat dalam pemantauan jentik secara berkala dan gerakan serentak pemberatasan saran nyamuk, dengan cara3M secara berkelanjutan minimal setiap satu minggu sekali di rumah maupun lingkungan rumah masing-masing dan tempat-tempat umum “Jika belum menjadi gerakan serentak, besar kemungkinan nyamuk ini ada di sekitar dan berpotensi menimbulkan wabah demam berdarah,” ujarnya.
Armini menambahkan, Pada tanggal 6 Mei fogging dilaksanakan tiga lokasi, lokasi I dari Jalan Buton hingga Diponogoro. Lokasi II mulai dari Trafic Ligh Teuku Umar hingga Br. Sumuh ke Timur. Lokasi III mulai dari Jl. Nusa Kambangan sampai Jl. Diponogoro. Lokasi IV dan V dilaksanakan pada tanggal 7 Mei kemarin. Untuk lokasi ke IV dimulai dari JL. Pulau Kawe ke selatan. Lokasi V dari Trafik Light Imam Bonjol dan menuju Simpang Enam. Lokasi VI dilaksanakaan dari pasar Sanglah sampai JL. Buton. Lokasi VII dari JL. Hasanudin ke Barat hingga Br Kerandan. Pada tanggal 8 Mei dilaksanakan fogging mulai di lokasi VIII hingga IX, lokasi VIII dimulai JL. G. Kawi hingga Kampung Jawa menuju J. A. Yani balik ke selatan. Lokasi IX mulai JL. Gajah Mada hingga JL. Veteran Br. Taensiat. Pada tanggal 9 dilaksanakan lokasi X –XII, lokasi X mulai JL. Gunung Agung ke Barat hingga timur, lokasi XI dari Kantor Camat Denpasar Barat menuju Padang Sambian Kaja balik keselatan menuju Jl. Buluh Indah sampai JL. Gatsu balik ke selatan masuk ke jalan-jalan yang dilalui mobil. Lokasi XII mulai JL. Cokroaminoto ke Utara hingga pertigaan JL. Setia Budi. Pada tanggal 10 Mei kemarin fogging dilaksanakan lokasi XIII-XV, untuk lokasi XIII mulai JL. A. Yani menuju komplek Gatot Subroto. Lokasi XIV dari JL. Nangka Pada tanggal 10 Mei mulai JL. Nangka sampai Selatan Pasar Peguyangan. Lokasi XV Pertigaan Desa Peraupan sampai Jl. Seroja. Pada tanggal 11 Mei kemarin, di lokasi XVI mulai dari JL. Patimura hingga JL. Kedondong. Lokasi XVII mulai JL. Rambutan hingga Sutomo sampai Tiara Dewata. lokasi XVIII mulai Br. Tainsiat sampai JL. Supratman. Pada tanggal 12 Mei dilaksanakan di lokasi XIX mulai JL. Surabi hingga Br. Tohpati. Lokasi XX mulai Akadmi Gizi Trafic Light Tohpati menuju JL. Supratman, lokasi XXI mulai JL. Waribang hingga JL. Raya Sanur.
Pada tanggal 13 Mei dilksanakan di lokasi XXII mulai JL. Nara Kusuma hingga JL. Supratman, lokasi XXIII mulai Br. Abian Kapas Kaja hingga JL. Kamboja, lokasi XXIV mulai JL. Kamboja sampai JL. Patimura. Lokasi XXV mulai JL. Sutoyo hingga JL.PB Sudirman. Pada tanggal 14 Mei lokasi XXVI mulai Br. Tukad Banyusari hingga JL. Tukad Yeh Aya, lokasi XXVII mulai JL. Pemuda hingga JL. Ponegoro. Sementara, pada tanggal 15 Mei mendatang di lokasi XXVIII mulai SD Sanur Kaja hingga Trafic Light, lokasi XXIX mulai dari Br. Pekandelan Sanur Kaja hingga Br. Belong. Lokasi ke XXX dilaksanakan di Pulau serangan. (Ayu Windari /humas)