Menu

Tingkatkan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Kaling/Kadus

  • Senin, 24 Februari 2014
  • 1153x Dilihat

Kecamatan Denpasar Selatan Gelar Bimtek.

Denpasar - Untuk menyatukan sikap di dalam menuntaskan permasalahan di masyarakat Kota Denpasar dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tingkat Kecamatan. Untuk Kecamatan Denpasar Selatan dilaksanakan di Gedung Madu Sedana Sanur Kauh, Senin (24/2). Adapun dasar hukum yang melandasi Bimtek peningkatan sumber daya aparatur Kaling/Kadus di Kecamatan Densel  ini mengacu pada surat keputusan Walikota Denpasar Nomor 188.45/132/HK/2014 tentang pembentukan panitia penyelenggara, penunjukan nara sumber dan penetapan peserta, demikian di sampaikan Camat Densel AA. Gede Risnawan saat laporan pembukaan Bimtek. Acara Bintek ini dibuka langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Denpasar I Made Mertajaya.

Camat Densel AA. Gede Risnawan dalam laporannya mengatakan, adapun maksud dan tujuan diadakannya Bimtek Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Kaling/Kadus yakni untuk menyatukan sikap yang satu visi dan satu misi sesuai dengan tema Bimtek kali ini, yaitu ” Satu Visi dan Satu Misi di Dalam Menumbuhkan Prakarsa dan Partisipasi Dalam Membangun Kota Denpasar Yang Bersumber Dari Masyarakat”. Sehingga pemahaman aparatur Desa/Lurah yaitu para Kaling/Kadus mempunyai pemahaman yang sama agar dalam melaksanakan tugas-tugas tidak dipenuhi oleh rasa keragu-raguan didalam melayani masyarakat sehingga pelayanan yang cepat dan tepat betul-betul terlaksana. AA. Gede Risnawan juga menambahkan, peserta Bimtek berjumlah 105 orang yang terdiri dari Kaling/Kadus se-Kecamatan Densel. Bimtek ini  diselenggarakan selama tiga hari yang di mulai  Senin 24 Februari 2014 sampai Rabu 26 Februari 2014 mendatang.

Sementara itu Walikota Denpasar Rai Mantra  mengatakan, setelah para Kaling/Kadus mendapat Bimtek ini, diharapkan nantinya dapat memperhatikan dan merencanakan usaha-usaha program yang menyentuh kepentingan masyarakat serta dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul, sehingga bisa mengambil langkah untuk mencari solusi untuk menuntaskan permasalahan yang ada terutama masalah kependudukan, kebersihan dan kesehatan. Dimana peran serta masyarakat secara aktif sangatlah penting, karena merupakan salah satu kunci keberasilan dari setiap upaya pembangunan. Dimana nantinya program pembangunan yang berkelanjutan harus benar-benar realistis terutama masalah kependudukan dan lingkungan. (Ays/Humas.Dps)