Menu

Tingkatkan Karakter Dalam Pendidikan PAUD

  • Rabu, 30 April 2014
  • 1380x Dilihat

Denpasar- Dalam membentuk anak yang berkualitas  dan siap menyongsong pendidikan formal. Pemerintah Kota Denpasar memperingati Puncak Gebyar  PAUD Kota Denpasar tahun 2014 yang di rangkaikan dengan Peringatan Hari Aksara Internasionak ke-49 Kota Denpasar, di Lapangan Puputan Badung Senin (28/4) . Dalam kegiatan ini dihadiri Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi Bunda PAUD Kota Denpasar  Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar Ny. Kerti Rai  Iswara dan SKPD terkait.

Sebelum acara dimulai Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi Bunda PAUD Kota Denpasar  Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar Ny.  Kerti Rai Iswara dan SKPD terkait meninjau stan pameran Life Skill Pendidikan Non Formal, serta menyaksikan pentas kreativitas anak PAUD.

Bunda Paud Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra dalam kesempatannya mengatakan, pendidikan usia dini merupakan tunas bangsa untuk kedepan, sehingga beliau meminta untuk mengembangan kreativitas anak-anak. Menurutnya, anak-anak yang memiliki kreativitas tinggi adalah seorang anak yang cerdas. Sehingga untuk kedepan mereka akan memiki akal apabila mempunyai masalah tanpa melupakan akar budayanya.

Lebih lanjut Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan, identitas diri dan  karakter anak-anak sangat dibutuhkan dengan memberikan pelajaran etika, wawasan yang berbuya. Sedangakan untuk anak-anak penyandang disabilitas  di Kota Denpasar sudah memiliki center autis yaitu Pusat Pelayanan Autis. “Untuk Pusat Pelayanan Autis ini dipioritaskan untuk anak yang kurang mampu,” katanya.

Pelayanan yang diberikan diharapkan kreativitasnya dan bakatnya ditingkatkan. Agar anak-anak disabilitas tersebut memiliki nilai ekonomi serta untuk kedepan bisa menjadi mandiri dan tidak tergantung kepada orang tuanya.

Sementara Kabid Pendidikan Luar Sekolah, Nyoman Gede Arnawa mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan peluang kepada anak didik dengan menampilkan kompetensi dasarnya sesuai dengan talenta yang dimiliki. Dalam kegiatan ini sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya orang tua anak didik betapa pentingnya pendidikan anak usia dini. Dimana usia 0-6 tahun yang merupakan usia yang sangat rentang terhadap rangsangan edukatif dan penuntasan fungsional.

Tidak hanya itu pelaksanaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini dan Peringatan  Hari Aksara Internasional ke-49 Kota Denpasar tahun 2014 juga bertujuan membentuk anak yang berkualitas  dan siap menyongsong pendidikan formal. Meningkatkan wawasan dan ketrampilan pendidik pendidikan non formal Kota Denpasar. Dengan demikian dalam acara ini mengambil tema “Melalui Gebyar PAUD Kota Denpasar tahun 2014 kita keembangkan potensi anak sejak dini sesuai minat dan bakatnya”, “Aksara membangun perdamaian dan karakter bangsa”.

Lebih lanjut dikatakan, dalam rangka pelaksanaan Gebyar PAUD dan serangkian peringatan Hari Aksara Internasional ke-49 Kota Denpasar 2014. Pihaknya telah melaksnakan beberapa kegiatan. Dintaranyan, lomba aktivitas dan kreativitas anak-anak didik dan pendidikan PAUD yang dilaksanakan pada tanggal 23 April lalu, diikuti sebanyak 792 peserta yang terdiri dari anak didik dan pendidikan PAUD wilayah Kota Denpasar. Pembinaan dan lomba kelompok belajar usaha yang dilaksanakan  dari tanggal 22 hingga 24 Maret lalu yang diikuti sebanyak 66 orang perwakilan dari empat kecamatan se-Kota Denpasar. “Untuk puncak acara hari ini di isi dengan pentas kreativitas anak didik dan pendidikan PAUD serta menyuguhkan pameran Life Skill  Pendidikan Non Formal (peserta didik dari PKBM  dan kelompok belajar usaha dari masing-masing kecamatan se-Kota Denpasar),”  kata Arnawa. Ayu Windari/humas