Menu

WALIKOTA AJAK KALING/KADUS TANGANI PERMASALAHAN KOTA.

  • Senin, 18 November 2013
  • 1884x Dilihat

Denpasar, Berbagai permasalahan dihadapi Kota Denpasar sebagai kota metro hendaknya dihadapi bersama. Ada lima permasalahan pokok yang dihadapi Kota Denpasar diantaranya ketertiban umum, sampah, PKL, administrsi kependudukan dan masalah HIV serta rumah kumuh. Hal tersebut disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka bintek kapasitas sumber daya aparatur se-Kecamatan Denpasar Timur, di Ruang Pertemuan Kantor Camat Denpasar Timur, Senin (18/11). Bintek yang diikuti 87 kaling/kadus se-Kecamatan berlangsung selama tiga hari.

“Bintek yang dilaksanakan sekarang ini sangat tepat mengingat bertepatan dengan musim hujan. Karena yang dibahas dalam bintek tersebut salah satunya adalah permasalahan sampah,” ujar Rai Mantra. Saat ini penanganan sampah belum maksimal karena masih ada masyarakat dalam membuang sampah belum terbungkus bahkan ada yang berserakan. Untuk itu kebiasaan memilah sampah mulai dari rumah tangga hendaknya sudah dibiasakan dipilah. Terlebih lagi tahun 2015 Indonesia memasuki tahun Mellenium Development Gols’s (MDG’s) dimana idikator didalamnya termasuk permasalah sampah. Saat ini sampah yang dihasilkan ada sapah darat dan sampah air. Permasalahan sampah ini harus ditangani secara bersama-sama. Disamping permasalahan sampah permasalahan kependudukan juga menjadi perhatian dalam pembangunan di Kota Denpasar. Mengingat Kota Denpasar merupakan sebagai perputaran urban tentunya banyak terjadi permasalah kependudukan. Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra mengatakan dalam sebulan ini terjadi peningkatan jumlah penduduk pendatang di Kota Denpasar sebesar 6 persen. Adanya penambahan penduduk tersebut diharapkan tidak menimbulkan biaya sosial yang tinggi sedangkan Pemkot Denpasar terus memberikan permudahan pelayanan pada masyarakat. Salah satunya bidang kesehatan dengan memberikan pelayanan gratis seperti cuci darah dan kemotrapi. Dampak dari pertumbuhan penduduk tentunya akan menimbulkan berbagai hal salah satunya meningkatnya permasalahan sosial termasuk juga permasalah HIV. Untuk itu perlu penanganan serius terlebih lagi membahayakan generasi muda. Perlu penanganan serius untuk semua permasalahan kota ini. Melalui bintek yang dilaksanakan diharapkan dapat menyamakan persepsi dalam penanganan permasalahan kota.

Sementara Plt Camat Denpasar Timur I Dewa Made Puspawan menyampaikan pelaksanaan bintek ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kaling/kadus. Serta menggali potensi masing-masing lingkungan dalam menyukseskan pelaksanaan program pemerintah. Peserta bintek akan diberikan berbagai materi pelatihan diantaranya administrasi kependudukan, penanggulangan HIV, ketentraman dan ketertiban, penataan lingkungan dan pengolahan sampah sampai tupoksi kaling/kadus. Dewa Puspawan mengharapkan usai mengikuti bintek para peserta dapat mensosialisasikan pada masayarakat dalam penanganan permasalahan yang dihadapi Kota Denpasar.(Gst_Humas)