Banjar Padang Sumbu Kaja Desa Padang Sambian Kelod mengadakan upacara melaspas Kori dan Piodalan di Pura Penyarikan. Upacara ini dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Camat Denpasar Barat IB. Joni Ariwibawa serta tokoh masyarakat banjar Padang Sumbu Kaja Desa Padang Sambian Kelod, Rabu (24/9).
Puluhan masyarakat Padang Sumbu Kaja sudah berkumpul dan memainkan tabuh gamelan wewalian. Warga terlihat antusias menyambut kedatangan Walikota Denpasar. Mereka membuat barisan dan satu persatu bersalaman dengan Rai Mantra.
Menggala Adat Desa Padang Sumbu Kaja IB. Sudiarta mengatakan upacara pemelaspasan berlangsung dari pukul 12.00 hingga 13.00, dan dipuput oleh Ida Pedanda Istri Pemedilan. Dijelaskannya dalam rangkaian upacara ini krama Banjar Padang Sumbu Kaja ini, mewujudkan bangunan kori tersebut dengan urunan Rp 10 ribu. Urunan itu dilakukan secara terus menerus hingga 5 tahun, dengan jumlah penduduk 150 orang.
Dalam 5 tahun tersebut krama Banjar Padang Sumbu Kaja ini bisa mengumpulkan dana kas sebanyak Rp 90 juta. Selain itu sumber dana untuk pembangunan Kori ini juga berasal dari bantuan pemerintah sebesar Rp50 juta sehingga total dana yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp140 juta. Dengan semangat krama Banjar akhirnya pembangunan Kori ini bisa bisa terwujud.
Ia juga mengungkapkan rasa trimakasihnya atas kehadiran Walikota Denpasar. “Kami sangat berterimakasih, karena Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra telah berkenan menyaksikan upacara yang kami laksanakan di Padang Sumbu Kaja,” ungkap Manggala Adat Banjar Padang Sumbu Kaja IB. Sudiarta. Sebelum meninggalkan tempat upacara tersebut, Rai Mantra beserta Camat Denbar serta tokoh masyarakat Banjar Padang Sumbu Kaja melakukan persembahyangan di Pura Penyarikan. (Amei/humas.dps)