Menu

Walikota Rai Mantra Kenalkan “Loloh” di Pemkot

  • Kamis, 24 Juli 2014
  • 1188x Dilihat

Denpasar-Loloh atau jamu sebagai produk masyarakat yang memilik khasiat bagi kesehatan serta penunjang stamina kini akan menyapa setiap tamu berkunjung ke ruang Walikota. Walikota Rai Mantra yang getol memeperkenalkan berbagai produk masyarakat kini akan memberikan suguhan Loloh bagi setiap tamu yang beraudiensi ke ruang Walikota. “Loloh sebagai obat herbal yang sudah ada sejak jaman dahulu dapat terus dikembangakan dimasyarakat sehingga mampu sebagai peluang usaha baru,serta berkhasiat bagi kesehatan da stamina,” ujar Walikota Rai Mantra saat memperkenalkan loloh daun piduh dan temulawak kepada salah satu tamu yang berkunjung ke Kantor Walikota.  Hal ini jika dikemas dengan baik dan diolah lewat bahan-bahan organik mampu sebagai peluang ekonomi dimasyarakat.

Lebih lanjut walikota Rai Mantra mengatakan saat ini berbagai loloh telah banyak diolah menjadi bahan minuman berkhasiat oleh restoran-restorang asing. Seperti restoran asing yang berada dikawasan Sanur. Direstoran tersebut para konsumen dapat menikmati olahan loloh yang berkhasiat bagi kesehatan. Saat ini Pemerintah Kota Denpasar lewat Persatuan Pecinta Tanaman Kota Denpasar telah mengembangkan berbagai jenis loloh dari bahan herbal. Pihaknya juga terus melakukan terobosan untuk memasyarakatkan loloh di kalangan masyarakat. seperti pada perhelatan Denpasar Festival tahun lalu, yang memajang produk loloh di salah satu stand pameran untuk dapat dinikmati oleh masyarakat. beberapa daerah di Indonesia menurut Rai Mantra telah banyak mengembangkan produk olahan loloh yang sering disebut jamu. Seperti Solo, Malang dan Jogjakarta. Masyarakat di Kota tersebut telah biasa menikmati loloh diwarung-warung kecil dengan harga Rp. 4000 sampai Rp. 5000. “diketiga kota ini yakni Solo, Malang dan Jogjakata sangat mudah menemukan olahan loloh di warung-warung kecil yang sangat digemari oleh masyarakat,” ujar Walikota Rai Mantra. dengan terus memperkenalkan produk loloh di Denpasar, diharapkan masyarakat dapat lebih gemar menjaga kesehatan lewat minuman loloh, serta nantinya dapat menjadi usaha baru dikalangan masyarakat. (Pur/humasdps)