Menu

Walikota Rai Mantra Pantau Kebersihan Kota Dengan Naik Sepeda

  • Jumat, 04 April 2014
  • 1092x Dilihat

Denpasar, Untuk lebih meningkatkan kebersihan dan menumbuhkan rasa kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra secara terus menerus memantau kebersihan Kota. Seperti yang dilakukan Jumat (4/4) Walikota Rai Mantra yang didampingi sejumlah pimpinan SKPD dan komunitas sepeda Samas Denpasar  dengan naik sepeda gayung melakukan pemantauan kebersihan di sejumlah titik dan sudut Kota Denpasar.

Rombongan sudah mulai bergerak pada pukul 06.00 pagi dari kediaman Walikota Jl. Cok Agung Tresna menuju jalan Teuku Umar dan menyisiri jalan Pulau Misol. Setibanya di jalan Pulau Misol, Walikota Rai Mantra bersama rombongan berhenti sejenak untuk melihat kebersihan alira sungai Badung yang membelah Kota Denpasar. Setelah beberapa saat kemudian, rombongan kembali menyisiri jalan inspeksi diatas bibir sungai yang ada di jalan Pulau Misol dan rombongan tiba di SD No 21 Dauh Puri yang pada pagi itu masih terlihat kotor. Tidak tanggung-tanggung orang nomor satu di Pemerintah Kota Denpasar ini, mengajak anak-anak SD No 21 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat untuk menyapu dan membersihkan sekolahnya. Bahkan Walikota Rai Mantra juga mengajarkan anak-anak  SD setempat untuk memilah sampah organik dan non organik. Kemudian rombongan melanjutkan gowes menuju jalan Nusa Kambangan lalu ke kiri menuju jalan Pulau Biak I kemudian menyusuri jalan Imam Bonjol menuju ke jalan Gajah Mada, rombongan lalu berhenti di depan pelataran Pasar Badung. Tanpa dikomando, rombongan kemudian secara serentak melaksanakan kegiatan bersih-bersih menyapu badan jalan yang masih kotor serta memungut sampah plastik yang berserakan.

Salah satu Tukang Suwun yang biasa mangkal  di Pasar Badung Nyoman Suati, mengaku terkejut melihat kehadiran orang nomor satu di  Kota Denpasar ini ikut memungut sampah dan menyapu di pelataran pasar Badung. “Saya terkejut, kok ada Pak Walikota  pagi-pagi sudah sibuk menyapu  dan mungut sampah  di pelataran pasar, contoh inilah yang perlu diteladani masyarakat” kata Suati. Suati menjelaskan, bahwa biasanya  pedagang yang berjualan di pelataran pasar Badung kurang memperhatikan kebersihan, selesai berjualan mereka berlalu begitu saja. Terkadang dibersihkan dan terkadang dibiarkan begitu saja.  Setelah selesai bersih-bersih rombongan pun finish di kantor Walikota Denpasar.

Walikota Rai Mantra ditemui usai gowes mengatakan, pihaknya akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak desa terkait, guna mengatasi permasalahan sampah, yang dinilai masih kotor dan perlu di adakan kegiatan gotong royong secara rutin guna bisa membersihkan lingkungannya. Tidak hanya lingkungan saja, sungai pun harus mendapatkan perhatian yang serius guna menghindari terjadinya pembuangan sampah ke sungai. Selain itu Walikota juga meminta agar masyarakat tidak membakar sampah di bantaran sungai. “Kita harus secara bersama-sama mewujudkan Denpasar bersih, sehat, dan hijau, hal ini harus dimulai dari diri sendiri, kemudian yang terpenting juga harus menggetok tularkan kepada generasi muda. Mereka harus dididik sejak kecil guna membiasakan pola hidup bersih, sehingga kesadaran masyarakat semakin meningkat” kata Rai Mantra. (Ngurah HUMAS Dps).